alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Pedagang Keluhkan Penerangan Bundaran GMS

GIRI MENANG-Bundaran Giri Menang Square (GMS) menjadi salah satu monument ikonik yang ada di Lombok Barat (Lobar). Kawasan ini selalu ramai dikunjungi warga Lobar jelang sore hingga malam hari. Sayangnya, beberapa hari terakhir kawasan bundaran GMS mulai sepi lantaran kondisi penerangan jalan gelap gulita.

“Sudah beberapa minggu seperti ini. Karena gelap, warga yang datang jadi berkurang,” tutur Marzuki, salah seorang pedagang kepada Lombok Post, kemarin (15/2).

GMS sempat menjadi salah satu tempat favorit warga Lobar maupun luar daerah untuk rekreasi. Karena, bundaran GMS awalnya terkenal dengan keindahan lampu warna-warni hingga air mancurnya. Kini, kondisi bundaran GMS dan sekitarnya justru terkesan tidak dirawat sama sekali.

Jalan di sekitaran kawasan ini mulai terlihat gelap dari arah SMAN 1 Gerung menuju kawasan GMS. Begitu juga dari arah by pass bandara. Kondisinya nyaris gelap gulita. Padahal, sejumlah pedagang kuliner seperti sate bulayak, jus, jagung bakar hingga bakso cilok menggantungkan hidup setiap hari di situ. Namun kondisi kwasan budaran GMS kian hari kian memprihatinkan.

“Takut kita kalau bawa keluarga apalagi anak-anak saat malam hari kalau kondisi penerangannya seperti ini,” timpal Hendri salah sorang waga Gerung.

Kepala Bidang Tata Kota Dinas Perumahan dan Pemukiman Lobar Saifullah dikonfirmasi kondisi GMS yang gelap gulita beberapa hari terakhir tak bisa mengelak. Ia mengakui, kondisi penerangan di jalan kawasan bundaran GMS beberapa hari terakhir mengalami gangguan. “Itu karena ada kabel tanam yang kerap terputus. Sudah diperbaiki tapi kadang putus lagi,” ungkapnya kemarin (15/2).

Kondisi kabel tanam PJU yang ada di kawasan bundaran GMS, diungkapkan Saifullah, memang sudah cukup tua. Sehingga dibutuhkan pemeliharaan. Terlebih dengan kondisi hujan deras dan angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu. Sempat membuat kerusakan instalasi PJU di kawasan ini rusak.

“Sementara sumber daya kami kan terbatas. Kadang harus meluncur ke Sekotong, ke sana kemari memperbaiki PJU. Segera kami tangani (PJU di kawasan GMS, Red),” janjinya.

Terkait masalah PJU, Saifullah juga membeberkan, saat ini sudah ada pihak ketiga yang menawarkan kepada bupati untuk bekerja sama. Mereka menawarkan diri untuk menerangi semua kawasan jalan yang ada di Lobar. “Tapi model kerja samanya seperti apa saya belum bisa komentari lebih banyak. Yang jelas ada pihak ketiga yang sudah mengajukan diri,” tandasnya. (ton/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks