alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Petani Diimbau Bayar Zakat

GIRI MENANG-Sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang mendorong perekonomian masyarakat Lombok Barat (Lobar). Sebagian besar warga Lobar bekerja sebagai petani dengan penghasilan yang cukup besar.

Namun selama ini, zakat dari hasil pertanian masih kurang dioptimalkan untuk membantu masyarakat miskin meningkatkan kesejahteraannya.

“Zakat pertanian ini manfaatnya sangat besar. Ini akan dikembalikan kepada para fakir miskin dan mereka yang berhak menerima zakat,” terang Ketua Baznas Lobar TGH Muchlis Ibrahim kepada Lombok Post.

Dengan zakat pertanian ini, masyarakat sakit berat, masyarakat miskin, hingga pembangunan tempat pendidikan dan tempat ibadah bisa dibantu. Sesuai dengan delapan asnap yang memang berhak mendapatkan bantuan zakat.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas zakat pertanian, Baznas Lobar akan menyampaikan laporan penggunaannya kepada pihak Dinas Pertanian Lobar beserta kelompok tani.

“Kami juga melibatkan penyuluh pertanian di tingkat kecamatan dan desa dalam melakukan pemungutan. Khususnya bagi mereka yang punya aset tanah dan hasil yang cukup besar dari hasil pertanian,” lanjutnya.

Selama ini, potensi zakat pertanian belum banyak mendapat perhatian. Sehingga belum pernah dilakukan secara kelembagaan di semua kabupaten kota. Baznas Lobar yang mencoba berinisiatif memulainya menggandeng Dinas Pertanian.

Asisten III Setda Lobar H Fathurrahim mewakili Pemda Lobar sangat mendukung langkah pihak Baznas Lobar. Karena selama ini, zakat hanya difokuskan pada zakat profesi para pegawai pemerintahan. Padahal, banyak potensi lain yang bisa dimaksimalkan seperti zakat pertanian ini.

“Pertanian menjadi sumber penghasilan yang besar jika dikelola dengan benar. Banyak petani kita yang kaya, tapi kadang kurang memperhatikan zakatnya,” ujar Fathurrahim.

Sehingga, dengan adanya usaha dari Baznas mengumpulkan zakat dari pertanian, bisa membantu petani membersihkan hartanya dengan zakat. Dampaknya nanti juga bisa menekan angka kemiskinan di Lobar yang masih cukup tinggi di kisaran 15,9 persen. “Kami berharap zakat pertanian ini bisa mengangkat kesejahteraan para mustahiq,” ujar Fathurrahim.

Dalam kegiatan sosialisasi zakat pertanian tersebut, hadir Kepala Dinas Pertanian Lobar, H Muhur Zokhri, serta beberapa kelompok tani. (ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks