alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Waktu Pelaksanaan UNBK Tak Berurutan

GIRI MENANG-Jadwal pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) telah ditetapkan April mendatang. Berbeda dengan jadwal UNBK tahun sebelumnya, tahun ini pelaksanaan UNBK ternyata tidak berurutan.

“Jadwal yang kami terima, UNBK akan dilaksanakan tanggal 1,2,4 dan 8 April mendatang,” terang Kepala SMAN 1 Kuripan Ahmad Quroni kepada Lombok Post, kemarin (14/2).

Biasanya, di tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan UNBK akan dihelat selama empat hari berurutan. Namun, untuk tahun ini tidak demikian. Lantara tanggal 3 April merupakan hari libur nasional perayaan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Sementara tanggal 5 dan 6 April merupakan Hari Jumat dan Sabtu.

“Entah apa alasan kebijakan pemerintah pusat, UNBK kemudian dilanjutkan 8 April,” jelas Quroni.

Terlepas dari jadwal pelaksaan UNBK yang tak berurutan, pihak SMAN 1 Kuripan saat ini sudah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari persiapan sarana prasarana teknis hingga mempersiapkan pengetahuan dan mental siswa.

Per Januari, para siswa sudah difokuskan untuk melakukan latihan dan pembahasan soal mata pelajaran yang akan diujikan saat UNBK. Pihak sekolah juga terhitung sudah dua kali melakukan simulasi UNBK. Menyiapkan mental pelajar kelas XII melaksanakan ujian dengan komputer.

“23 Februari nanti kami akan gladi bersih untuk mensinkronkan antara server dan klien (komputer, Red). Untuk mengetahui pasti apakah ada kendala saat UNBK atau tidak,” lanjutnya.

Secara sumber daya dan persiapan, Quroni menjelaskan sejauh ini pihaknya tidak menghadapi masalah berarti. Hanya beberapa kendala yang dihadapi misalnya setingan tempat kabel lan yang masih semrawut. Ini akan ditata rapi.

Kendala lainnya yang belum teratasi yakni daya listrik yang masih belum ideal. Karena sekolah saat ini hanya memiliki daya KWH meter 10 ribu VA. Ini belum bisa membuat operasional perangkat komputer bisa dinyalakan bersamaan dengan perangkat elektronik lain yang ada di sekolah.

“Kami sudah koordinasi dengan PLN. Agar dinaikkan dayanya menjadi kwh 17 ribu VA. Biayanya sekitar Rp 10 juta. InsyaAllah bulan ini selesai,” paparnya.

Jika tidak dinaikkan, maka daya listrik tidak cukup untuk menghidupkan semua perangkat elektronik yang dibutuhkan untuk melaksanakan UNBK.  Karena ada 64 perangkat komputer yang akan digunakan untuk UNBK oleh 154 siswa. Nantinya, seluruh siswa ini akan dibagi menjadi tiga sesi. Dengan pelaksanaan UNBK mulai dari pukul 07.30 sampai pukul 16.00 Wita.

“Ini tahun ketiga kami menggelar UNBK sejak tahun 2016. Alhamdulillah selalu lulus 100 persen. Cuma tantangan saya adalah meningkatkan nilai kelulusan siswa kami,” terang pria yang juga menjadi guru olahraga tersebut.

Sementara Kepala SMAN 1 Gerung Hj Erni Zuhara juga membenarkan pelaksaaan UNBK dihelat 1-8 April mendatang. “Gladi UNBK 11-12 Maret,” tandasnya. (ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks