alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Heboh Korona, 158 Warga Lombok Barat Positif DBD, Dua Meninggal Dunia

GIRI MENANG-Warga Lombok Barat (Lobar) belum yang terjangkit virus korona. Justru Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sudah meminta korban jiwa.

Dinas Kesehatan Lobar menyebutkan, ada 158 warga yang positif DBD. Dua orang meninggal dunia. “Itu yang tercatat di Puskesmas se-Lobar,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Lobar Hj Ni Made Ambarwati, Sabtu (14/3) lalu.

Dari jumlah kasus yang positif DBD hampir sebagian dari Lombok Tengah, Lombok Utara dan Kota Mataram. Sehingga ia meminta hari ini semua melakukan kroscek data ulang. Baik Puskesmas dan Rumah Sakit. Supaya data yang dipilah benar-benar penduduk Lobar.

Saat ini, enam warga Lobar yang positif DBD dirawat di RSUD Kota Mataram. Sebanyak 18 orang di RSUD Tripat dan delapan orang di RSUD Awet Muda Narmada.

Terkait informasi kasus DBD di Lobar mencapai 400 lebih, Ambar membantahnya. “Yang 400 itu supspect DBD. Yangg benar-benar positif sesuai data (158 orang, Red),” jelas mantan Kepala Dinas Sosial Lobar itu.

Kepala Bidang P3KL Dinas Kesehatan Lobar dr. Ahmad Fathoni menegaskan jika data kasus DBD mencapai 400 lebih di Lobar tidak sepenuhnya benar. “Yang dianggap 400 lebih itu dihitung Dinas Kesehatan Provinsi NTB yang termasuk suspect. Jadi tidak sebanyak itu,” kata dia.

Dokter Fatoni tidak menampik jika ada dua warga Lobar yang meninggal dunia karena DBD. “Iya (meninggal dunia), itu kasus Januari. Kalau Februari dan Maret saya belum menemukan ada yang meninggal dunia,” ungkapnya.

Dari ratusan kasus DBD yang ada di Lobar, jumlah tertinggi ada di wilayah kerja Puskesmas Gerung. Disusul Puskesmas Kuripan hingga Puskesmas Jembatan Kembar.

Kepala Puskesmas Gerung H Hasmuni menjelaskan ada 126 pasien suspect kasus DBD. “Bulan Januari ada 38 kasus, Februari, 65 kasus dan Bulan Maret, 23 kasus,” jelas pria yang sebelumnya bertugas di Puskesmas Dasan Tapen itu. (ton/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks