alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Jelang Panen, Air Meluap, Petambak Ikan di Lembar Rugi Besar

GIRI MENANG-Sejumlah pengusaha tambak ikan di wilayah Desa Lembar rugi besar. Air tambak yang meluap membuat ikan kabur dan lepas ke sungai.

“Air laut dan air sungai naik. Jadinya air tambak penuh membuat ikan keluar,” ujar Mahdan, salah seorang warga, Sabtu (14/3) lalu.

Para pengusaha tambak ikan sebenarnya telah menyiapkan jaring. Mengantisipasi ikan keluar ketika terjadi luapan. Sayangnya, luapan air terlalu besar. Jaring yang dipasang tak mampu menghalangi ikan keluar dari tambak. “Padahal dua minggu lagi akan dipanen. Rugi jutaan kita rata-rata di sini,” ungkap Mahdan.

Para peternak ikan tambak ini sudah mulai melepas bibit ikan bandeng sekitar empat bulan lalu. Rata-rata melepas 6.000 bibit. Dengan estimasi biaya bibit mencapai Rp 2 juta, termasuk biaya pemeliharaan.

Jika setengah bibit atau sekitar 3.000 ekor berhasil dipanen, maka hasilnya bisa mencapai Rp 4-5 juta. Tetapi, menjelang panen air sungai meluap akibat hujan yang cukup deras sejak Jumat malam hingga Sabtu (14/3) lalu. “Sebenarnya kalau jadi panen puluhan juta bisa kita dapatkan. Tapi mungkin belum rezeki,” ujar Mahdan.

Kabid Pengendalian Sumber Daya Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Lobar Selamet Riyadi mengaku belum menerima informasi terkait tambak warga yang meluap. Ia mengaku akan segera turun mengecek kondisinya baru kemudian berupaya mengambillangkah mitigasi.

“Kami nanti akan turun bersama Bidang Budidaya yang menangani bibit. Untuk mengecek langsung kondisinya baru kami bisa mengambil langkah berikutnya,” jelas dia.

Pihaknya belum bisa memberikan solusi bagi para peternak ikan bandeng jika belum melihat kondisi di lapangan. Apakah luapan air tambak dikarena tidak ada saluran irigasi yang mendukung atau persoalan lainnya. “Setelah kami turun dulu baru kami bisa mengambil langkah yang tepat. InsyaAllah kami akan turun melihat kondisinya. Terima kasih informasinya,” ucapnya. (ton/r8)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks