alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Kabur dari RS Bhayangkara, Pasien Korona Dijemput di Sesela

MATARAM-Pasien positif Covid-19 berinisial MR kabur dari tempat isolasi di Rumah Sakit Bhayangkara, kemarin (15/7). Namun, pasien asal Sesela, Lombok Barat (Lobar) itu berhasil diamankan. ”Kita sudah amankan dirumahnya langsung kemarin,” kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Mataram AKBP dr I Komang Tresna, Rabu (15/7)

Penjemputan terhadap pasien berusia 26 tahun itu menggunakan protokol kesehatan. Menggunakan mobil ambulance. ”Saat kita amankan tim menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap,” terangnya.

Dia menjelaskan, MR sudah menjalani perawatan medis sejak, Sabtu (11/7) lalu. Pihak rumah sakit sudah memberikan perawatan optimal. ”Dalam catatan medisnya, MR memiliki penyakit bawaan epilepsi dan gangguan saraf,” ujarnya.

Selama menjalani perawatan, MR ditempatkan di ruang isolasi sementara. Karena, ruang isolasi yang dimiliki full. ”Ruang isolasi kita kuotanya hanya diisi 26 orang dan sudah full. Sehingga kita tempatkan di isolasi sementara,” jelasnya.

Rumah sakit sudah berencana akan memindahkan ke rumah sakit penanganan Covid-19. Namun, semua rumah sakit juga sudah full. ”Mau dirujuk ke rumah sakit lain sudah tidak bisa karena penuh semua,” bebernya.

Karena perawatannya di ruang isolasi sementara, sehingga MR lebih gampang melarikan diri. Ditambah lagi dengan bawaan penyakit saraf yang dimiliki membuat MR tetap berupaya melarikan diri. “Mungkin karena gangguan sarafnya kumat. Lalu membuat mood-nya (suasana hati) tidak bagus, terus merasa diri sudah sembuh, makanya dia kabur,” kata dia.

Saat ini, MR sudah dirawat intensif di ruang isolasi. Tim kesehatan sudah berupaya menyembuhkannya. ”Sekarang sudah dirawat kok. Kita memberitahukan supaya tidak kabur lagi,” tutupnya. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kapal Tenggelam di Tarakan, Satu Polisi Asal Lombok Tengah Meninggal

Kabar duka datang dari Ditpolairud Polda NTB. Satu anggotanya yang sedang bawah kendali operasi (BKO) di Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia.

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks