alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Wisatawan Asal Medan Hilang di Kerandangan

GIRI MENANG-Seorang wisatawan dilaporkan menghilang sejak pukul 23.00 Wita, Sabtu (15/1) malam. Korban atas nama Yoel Salim usia 29 tahun asal Medan, Sumatera Utara.

”Dini hari Pukul 00.40 Wita, piket SPKT Polsek Batulayar mendapatkan informasi terkait adanya orang hilang di Pantai Kerandangan II Dusun Senggigi, Kecamatan Batulayar,”  kata Kapolsek Batulayar Kompol Priyo Suhartono melalui Bhabinkamtibmas Desa Senggigi Aiptu Ida Bagus Badra saat ditemui di sekitar TKP Pantai Kerandangan II, Desa Senggigi, kemarin (16/1).

Berdasarkan keterangan Saudara Korban William Salim mengatakan, korban datang bersama kedua saudaranya dari hotel menuju pantai Kerandangan. Sekitar pukul 22.00 Wita tiba, karena ingin menikmati malam dengan melihat pantai.

Kedua saudaranya ini kemudian diajak korban untuk minum di salah satu berugak dekat pantai.

Baca Juga :  MUI Ajak Masyarakat Salat Gaib Untuk 53 Awak KRI Nanggala 402

”Setelah 10 menit mencari korban bersama mahasiswa yang sedang kemah, salah satu kelompok mahasiswa yang ikut mencari korban mendapati handphone milik korban,” tuturnya.

Dari keterangan saksi-saksi dan pencarian di lokasi kejadian, sampai saat ini wisatawan tersebut belum ditemukan. Diperkirakan korban terseret ombak laut dan diperkirakan tenggelam saat akan buang air besar.

Korban juga diperkirakan nekat buang air besar di laut karena dalam keadaan mabuk atau terpengaruh minuman beralkohol. Korban bisa tenggelam karena menurut saksi pada saat kejadian ombak sangat besar dan pemantauan anggota di TKP sampai saat ini ombak masih besar.

Didapatkan juga informasi dari empat orang mahasiswa Bima yang berkemah sempat mendengar suara sayup-sayup orang minta tolong dari laut. Namun yang bersangkutan tidak dapat melihat arah jelasnya karena situasi gelap.

Baca Juga :  Covid-19 Terus Naik, Lobar Catat 135 Kasus Baru dalam Sehari

”Keluarga korban dan orang tua korban sudah datang dan menunggu tim melakukan penyisiran di lokasi TKP. Kendala di lapangan, arus laut yang keras dan air keruh,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH mengatakan, hingga sore hari anggota masih melakukan pencarian. Pencarian difokuskan di lokasi kejadian dan wilayah sekitarnya dengan menggunakan perahu karet bermesin.

Hingga pukul 16.45 Wita, tim SAR gabungan dari tim rescue Kantor SAR Mataram, TNI, Polri, Tagana, warga setempat, dan lainnya belum berhasil menemukan korban.

”Tim rescue sudah kami terjunkan sejak tadi pagi (Minggu, Red),” kata dia. (nur/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/