alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Duh, Pak Camat Kuripan Terkena DBD

GIRI  MENANG-Korban demam berdarah dengue (DBD) terus bertambah. Yang terbaru, korban gigitan nyamuk aedes aegypti ini adalah Camat Kuripan Banu Harli.

“Iya, bapak sekarang dirawat di rumah sakit Gerung karena DBD,” ujar istri Camat Kuripan Agustiarini kepada Lombok Post, Minggu (16/2) ketika dihubungi melalui sambungan telepon milik Camat Kuripan.

Agustiarini menuturkan suaminya mulai meriang sepulang melayat ke Lombok Tengah, Selasa (13/2) pekan lalu. Kondisi suaminya yang mengalami demam kemudian membuatnya berobat ke salah satu rumah sakit yang ada di Mataram.

Meski telah berobat ke rumah sakit, kondisi Banu Harli belum juga membaik. Justru kondisinya kian mengkhawatirkan. Sehingga Sabtu (15/2) lalu ia akhirnya dibawa kembali ke RSUD Tripat Gerung. “Pihak rumah sakit bilang kalau beliau DBD,” ujarnya.

Menurut Agustiarini, belum bisa dipastikan apakah Camat Kuripan digigit nyamuk demam berdarah di wilayah Kuripan atau Lombok Tengah. Entah di rumah atau di kantor camat. Mengingat ia mulai meriang semenjak pulang melayat. Tubuhnya drop.

Kepala Puskesmas Kuripan Husni mengaku kasus DBD di wilayah kerjanya sudah mencapai belasan. “Sudah 14 kasus,” bebernya.

Warga yang terserang DBD ini terdapat di sejumlah desa. Mulai dari Desa Jagaraga hingga Desa Kuripan Selatan. Awal Januari lalu, warga yang terserang DBD hanya tujuh orang. Meski telah dilakukan fogging, jumlahnya ternyata terus bertambah.

“Per Januari ada 11 kasus. Februari ini satu, kalau memang nanti pak Camat positif DBD, maka Februari bertambah jadi dua,” jelasnya.

Data terakhir Dinas Kesehatan Lobar jumlah penderita DBD mencapai 73 orang. Jumlah penderita terbanyak berada di wilayah kerja Puskesmas Gerung 30 orang, disusul Puskesmas Kuripan 14 kasus dan Puskesmas Jembatan Kembar 10 kasus. (ton/r8)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks