alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Lombok Barat Tutup Kawasan Wisata, Sekda : Keselamatan Warga yang Utama!

GIRI MENANG-Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mulai mengambil langkah tegas. Menyusul makin meluasnya virus Korona atau Covid-19. “Kami lockdown daerah tujuan wisata yang menjadi titik kumpul,” kata Sekretaris Daerah Lombok Barat H Baehaqi, kepada Lombok Post, kemarin (16/3).

Dengan ditutupnya tujuan wisata, kemungkinan besar kedatangan kapal pesiar juga bakal terancam batal. “Kalau dia datang mereka juga tidak bisa turun. Karena tujuan wisata sudah di-lock,” jelasnya.

Dengan kondisi ini, dipastikan akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Namun Sekda Lobar mengatakan pemerintah daerah tidak berbicara untung rugi. Melainkan berbicara keselamatan masyarakat. “Kita ingin masyarakat sehat dan selamat,” jelasnya.

Tutupnya tujuan wisata selama 14 hari dipilih karena jeda waktu tersebut dinilai menjadi masa inkubasi. Selama 169 hari ke depan dikatakan Baehaqi menjadi masa tanggap darurat nasional. Jika ada inidikasi warga yang suspect Korona, Sekda menegaskan mereka akan mendapatkan perawatan. Tanpa melihat apakah ia warga asing atau warga lokal.

“Perjalanan semua dinas keluar daerah juga di-close. Pemda juga tidak menerima kunjungan dari daerah lain sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” jelasnya.

“Bukan kita menghemat anggaran. Tapi kita memyelamatkan kepala OPD yang mau keluar,” sambungnya.

Selain itu, semua jenjang pendidikan yang berada di bawah Pemkab Lobar diliburkan. “Berdasarkan hasil rapat marathon, dalam 14 hari ke depan mulai besok pagi (hari ini) seluruh sekolah baik madrasah, SD dan SMP akan diliburkan. Kecuali siswa yang ujian nasional, mereka tetap masuk,” jelasnya.

Sejumlah langkah ke depan sudah dibahas Pemda Lobar bersama Forkopimda KSOP, ASDP, hingga semua pihak terkait. Termasuk semua organisasi perangkat daerah (OPD). Pemda berencana membentuk Satgas Korona.

SK Satgas dan pelaksananya dikatakan Sekda sudah harus selesai kemarin. Sehingga hari ini mereka sudah mulai bekerja. “Semua OPD juga sudah kami minta membuat edaran terkait korona sesuai dengan tupoksinya masing-masing,” jelasnya.

Misalnya edaran mengenai pelayanan di Dinas Dukcapil yang ditunda selama beberapa hari ke depan. Kecuali yang bersifat emergency. Kemudian apel paripurna dan beberapa rangkaian kegiatan HUT Lobar juga ikut ditunda.

Senada dengan itu, Kepala Cabang Dinas Dikbud Lobar-Mataram Provinsi NTB Abdurrosyidin mengaku sesuai edaran Gubernur NTB, SMA, SMK, dan SLB diliburkan selama 14 hari sejak kemarin. Namun khusus untuk kelas XII SMK kemarin tetap masuk sekolah.

“Kelas X dan XI belajar mode daring di rumah. Kelas XII tetap melaksanakan ujian,” kata dia.

Baik yang melaksanakan ujian nasional maupun ujian sekolah, mereka tetap masuk seperti biasa. Karena libur hanya berlaku untuk siswa kelas X dan XI. Pantauan Lombok Post, ratusan siswa SMKN 2 Gerung kemarin terlihat melaksanakan UNBK hari pertama dengan tenang.

Sebelum melaksanakan ujian nasional, mereka diarahkan untuk membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer.  “Biar aman dari virus korona yang berbahaya,” ujar Uswatun Hasanah, salah satu siswa.

UNBK untuk siswa SMK berlangsung selama empat hari ke depan. Setelah selesai UNBK mereka akan melanjutkan dengan Ujian Sekolah. “Kalau SMA saat ini sedang ujian sekolah. Senin pekan depan mereka UNBK,” jelas Abdurrosyidin.

Terpisah, General Manager PT Pelindo III Pelabuhan Lembar Baharuddin merespons rencana Pemkab Lobar untuk melakukan lock down. Kondisi ini tentu akan berdampak pada kedatangan kapal pesiar yang sandar di Pelabuhan Gili Mas milik PT Pelindo III. “Kita tunggu perkembangan selanjutnya,” terang Baharuddin.

Sebelumnya, ia menjelaskan ada enam kapal pesiar yang rencananya sandar di Pelabuhan Gili Mas Bulan Maret ini. Dua diantaranya sudah sandar Tanggal 9 dan 10 Maret lalu yakni MV Albatros dan MV Colombus. Sisa empat kapal pesiar yang dijadwalkan datang masih belum bisa dipastikan apakah akan datang atau tidak. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks