alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Pernikahan Sesama Lelaki di Lobar Belum Bisa Dibatalkan

GIRI MENANG-Untuk kali kedua, sidang pembatalan pernikahan sejenis antara MU, dan SU dilaksanakan di Pengdialan Agama Giri Menang, kemarin (16/7). Agenda kali ini pembacaan gugatan dari MU terhadap SU.

“Sidangnya sudah dua kali berjalan. Yang pertama pekan lalu, termohon tidak hadir,” jelas Panitera Pengadilan Agama Giri Menang Lalu Jamaludin.

Saat ini prosesnya pun berlanjut. Pada persidangan kedua ini, dibacakan gugatan dari penggugat. Setelah itu baru dilanjutkan dengan pembacaan jawaban, replik, duplik hingga pembacaan putusan sidang, kesimpulan dan musyawarah majelis.

Sehingga prosesnya dipastikan akan berlanjut beberapa kali lagi. “Karena ini kan bukan sidang perceraian, tapi pembatalan pernikahan sejenis ini,” ungkapnya.

Diperkirakan butuh waktu sekitar dua bulan hingga pada tahapan musyawarah majelis. Sehingga Jamaludin menegaskan semua saat ini masih dalam proses pembatalan.

Selama proses sidang, untuk sementara waktu, SU yang merupakan warga Kota Mataram masih diamankan Polres Lobar di rumah tahanan Polsek Lembar. Sambil mengikuti tahapan persidangan. SU juga dilaporkan MU suaminya yang berasal dari Desa Gelogor kaitannya dengan tindakan penipuan.

Kepala Desa Gelogor Arman Iswara berharap persoalan pembatalan pernikahan warganya SU dan MU bisa cepat selesai. Karena bagaimana pun kasus ini cukup membuat pemerintah desa terpukul. Karena meruskan citra desa akibat adanya dugaan unsure penipuan dalam proses pernikahan.

“Tapi kondisi keluarga SU di Gelogor sudah mulai stabil. Kami berharap persoalan ini bisa selesai,” ungkapnya.

Arman juga berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak. Jangan sampai terulang kembali dan merugikan orang lain. Karena akan menimbulkan kerugian banyak pihak dan mengganggu Kamtibmas. “Semoga tidak terjadi lagi hal seperti ini,” tandasnya. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kapal Tenggelam di Tarakan, Satu Polisi Asal Lombok Tengah Meninggal

Kabar duka datang dari Ditpolairud Polda NTB. Satu anggotanya yang sedang bawah kendali operasi (BKO) di Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia.

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks