alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Terjerat Narkoba, Kades Tempos Diborgol

GIRI MENANG-Kepala Desa Tempos ER (inisial, Red) dinihari kemarin (17/11) diringkus aparat kepolisian Satnarkoba Polres Lombok Barat (Lobar). Ia diduga telibat kasus penyalahgunaan narkoba. Kini, ER sudah diamankan petugas kepolisian di Mapolres Lobar.

“Ya benar, saya dapat informasi dari Kasatres Narkoba. Katanya beliau mengambil warga kami (Kades Tempos) bersama satu orang rekannya. Sekarang masih proses penyidikan di Polres Lobar,” jelas Kapolsek Gerung Iptu Syarifudin Zohri dikonfirmasi Lombok Post, kemarin (17/11).

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tempos Ismail mengaku dirinya menerima laporan penangkapan kades dinihari kemarin sekitar pukul 03.30 Wita. Ia mengaku sudah dimintai keterangan terkait beberapa informasi mengenai Kades Tempos.

“Kalau keterangan pihak kepolisian, penangkapannya sekitar pukul 02.00 Wita dinihari di wilayah Bagik Polak,” bebernya kepada Lombok Post.

Atas penangkapan kades itu, kondisi terkini di Desa Tempos kondusif. Justru sebagian masyarakat menurutnya mendukung penangkapan tersebut.

Indikasi Kades Tempos menyalahgunakan narkoba sebenarnya sudah tercium jauh sebelumnya. Kades sempat tidak masuk kantor selama sebulan lebih. Aktivitas sosialnya dengan masyarakat juga tidak dirasakan sama sekali. Baik ketika ada acara desa atau acara masyarakat. Ini membuat ratusan warga sempat menggedor kantor desa dan menuntut kades tes urine di BNN NTB.

“Tapi masyarakat merasa dicurangi dengan tes BNN yang negatif. Makanya sekarang kami menolak kalau kades direhab dan menjabat lagi. Marayarakat tidak mau dipimpin penyalahguna narkoba,” tegas Ismail.

Selaku Ketua BPD, Ismai mengaku sudah berkoordinasi dengan camat dan kepala dinas PMD. Rencananya hari ini ia akan menghadap bupati membicarakan langkah lebih lanjut. “Apakah kami mengusulkan Plt. Kemudian di tahun 2020 ikut Pilkades serentak,” ujarnya. Saat ini, Kades Tempos sendiri diketahui Ismail sudah ditahan di Polres Lobar. (ton)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks