alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Tempat Wisata Dibuka, Liburan ke Sekotong, Yuk!

GIRI MENANG-Anggota DPRD Lombok Barat (Lobar) Dapil Sekotong-Lembar Lalu Ivan Indaryadi memberi dukungan penuh terhadap pembukaan destinasi wisata yang ada di Lombok Barat (Lobar). Khususnya yang ada di Sekotong.

“Masyarakat (Sekotong) ingin kawasan wisata dibuka. Saya setuju Korona ini obatnya adalah kebahagiaan. Tempat ibadah dan wisata dibuka saja,” jelas anggota dewan termuda di Lobar ini kepada Lombok Post.

Ia sependapat jika kebahagiaan bisa meningkatkan imunitas. Sehingga liburan ke tempat wisata memang sangat dibutuhkan. Dengan catatan, masyarakat dimintanya tetap mengikuti protokoler Covid-19 dan imbauan pemerintah.

Tidak boleh lagi ada masyarakat yang melawan atau terkesan mengabaikan protokoler Covid-19. Karena pemerintah sejauh ini sudah banyak memberikan kelonggaran. Termasuk mengizinkan dibukanya kawasan wisata.

Selama beberapa bulan terakhir, ia banyak mendapat keluhan masyaraka Sekotong dan Lobar umumnya yang kehilangan mata pencaharian. Mulai dari boatman, pengusaha hotel, warung dan pelaku wisata lainnya.

Sehingga sudah saatnya destinasi wisata menurut Ivan kembali dibuka. Politisi Golkar ini juga merasa sangat yakin liburan bisa mencegah korona. “Saya yakin kalau tempat ibadah dibuka dan tempat wisata dibuka akan mencegah korona. Tetapi dengan catatan kita tetap menerapkan protokoler Covid-19,” pintanya.

Semua kawasan wisata diminta menyiapkan tempat untuk mencuci tangan dengan sabun. Kemudian pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker. Termasuk menerapkan phsycal distancing di kawasan wisata.

Dengan dibukanya kawasan pariwisata, Ivan yakin hal ini tidak hanya akan berdampak baik terhadap masyarakat. Tetapi juga untuk PAD Lobar.

“Kami selama ibibmemberikan support buat masyarakat di Buwun Mas, Gili Gede, Gili Nanggu dan kawasan wisata Sekotong lainnya. Warga stres karena korona ini,” terangnya.

Sehingga dengan dibukanya tempat ibadah dan tempat wisata, masyarakat tidak lagi tertekan dan stess. “Tempat ibadah membuat orang semakin dekat dengan Allah SWT, dan tempat wisata membuat orang bahagia,” tegas putra Wakil Bupati Lobar Hj Sumiatun ini.

Ivan juga mengajak masyarakat yang ingin berlibur untuk datang ke Sekotong. Di Sekotong, terdapat sejumlah destinasi wisata yang sangat menyenangkan untuk dikunjungi. Mulai dari gugusan gili yang eksotis hingga destinasi wisata terbatu Ekowisata Mangrove di Desa Sekotong Tengah. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mataram Bisa Tiru Depok, Tak Pakai Masker Denda Rp 200 Ribu

Pemkot Mataram merespons kritikan Wakil Gubernur NTB. Kemarin, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Polri melakukan penertiban di pagi buta. Sasarannya, para pedagang di Pasar Kebon Roek, Ampenan.

Kuliah ke Luar Daerah, Warga Mataram Harus Bebas Korona

Warga Kota Mataram yang kuliah di luar daerah cukup banyak. Kemarin kata dia, sekitar 50 mahasiswa mengajukan permintaan melakukan rapid test. Dari jumlah tersebut tidak ada yang hasilnya reaktif.

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Di Kediri Lobar, Ibu Rumah Tangga Diduga Jual Narkoba

WM, 28 tahun, warga asal Kediri Selatan ditangkap Satres Narkoba Polres Lobar. Ia bersama kedua rekannya MA dan MU diduga menjadi penjual dan penyalahguna narkotika jenis sabu. Bahkan, WM alias Dewi ini diketahui sebagai penjual obat penenang tanpa izin pihak instansi kesehatan.

Pariwisata Lesu, Pengusaha Travel Lombok Bertahan lewat Promo

Agen travel perjalanan wisata terus berupaya bertahan dalam ketidakpastian Pandemi Korona. Sektor ini menjadi salah satu yang paling terdampak akibat turunnya kunjungan wisatawan. ”Kami upayakan tetap bangkit seiring dengan penerapan new normal yang sedang digaungkan,” kata Kukuh Laro, pemilik Duta Lombok Transport.

Berdayakan UMKM Lokal, Bappeda NTB Tunggu Pergub

Pergub Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga kini belum rampung. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB masih menunggu kelanjutan masukan dan revisi dari gubernur. ”Sampai hari ini (kemarin,Red) kita belum terima. Jika sudah ada, akan langsung kita jadikan landasan dalam memberdayakan UKM/IKM,” kata Kepala Bappeda NTB Amry Rakhman, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks