alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Cara Pokdarwis Sesaot Kenalkan Potensi Wisata Desa

Desa Sesaot di kenal sebagai desa sumber mata air. Lebih dari itu, desa ini ternyata memiliki keindahan alam yang menakjubkan. Itu telah disaksikan sejumlah peserta Mountain Bike yang melintas menyusuri alam pedesaan, Minggu (17/3) lalu.

 HAMDANI WATHONI, Giri Menang.

============================

Air terjun, kolam pemandian, serta air sungai yang jernih menjadi daya tarik pariwisata Desa Sesaot. Namun keindahan Sesaot bukan itu saja. Justru, keindahan Sesaot ada di sisi dalam alias jantung desa ini.

Itulah yang kemarin dikenalkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sesaot. Melalui kegiatan sepeda lintas alam. Pokdarwis Desa Sesaot ingin mengenalkan pariwisata Sesaot yang sesungguhnya kepada masyarakat luas.

“Ini merupakan kegiatan menyambut hari ulang tahun Lobar ke-61. Kami ingin mengenalkan Sesaot Inside yang bisa dilintasi degan trek sepeda,” terang Ketua Pokdarwis Desa Sesaot Azudin Nur.

Pria yang biasa karib dipanggil Jabot ini menggerakkan para pemuda desa. Mengelola event sepeda lintas alam sambil mengenalkan keindahan desa. Karena, ini menjadi cikal bakal paket wisata Desa Sesaot yang akan ditawarkan kepada wisatawan.

Melalui kegiatan ini juga akan menjadi cikal bakal bagi Pokdarwis Sesaot menggelar kegiatan event sepeda gunung nasional April mendatang. Untuk kegiatan Minggu kemarin, diikuti sekitar 80 peserta. Mereka berasal dari Lombok tengah, Lingsar, Kekeri, Mataram hingga Gerung.

Para pesepeda ini hadir bersama komunitasnya menjajal lintasan Sesaot mengitari hutan, kebun hingga area persawahan masyarakat setempat. “Tanjakannya terjal, dan turunannya maut. Tapi pemandangan yang dilewati indah. Medannya cukup menantang,” ujar Sudarsana salah seorang peserta yang mengaku berasal dari Lingsar.

Lintasan sepeda yang harus dilewati para peserta berjarak 6-7 kilo meter. Para peserta ditawarkan medan perbukitan dan persawahan yang memesona dengan tantangan di dalamnya. Kepala Desa Sesaot Yuni Hariseni berharap kegiatan ini membuka wawasan para pemuda untuk mengelola pariwisata Sesaot.

Ia ingin kehadiran sektor pariwisata ini bisa membawa dampak ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat. “Ketika banyak yang datang berwisata sepeda ke sini, maka akan berdampak pada perekonomian masyarakat,” yakinnya.

Mulai dari ekonomi kreatif hingga industri rumah tangga diharapkannya bisa menggeliat. Untuk itu, Yuni menargetkan masing-masing dusun memiliki satu destinasi wisata. Salah satu yang kini sudah mulai dirintis adalah Vetong Hill yang menjadi garis finish sepeda lintas alam kemarin.

Destinasi wisata yang berada di ketinggian perbuktan desa Sesaot ini menawarkan pemandangan alam pedesaan. Udara yang bersih dan lingkungan yang asri menjadi sajian yang bisa dinikmati wisatawan. (*/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks