alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Kurtubi Ancam PLN NTB

GIRI MENANG-Anggota Komisi VII DPR RI Dr Kurtubi gerah. Lantaran mengetahui kondisi Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung yang saat ini masih gelap gulita. Akibat desa ini tidak memiliki lampu penerangan jalan umum (PJU).

Padahal, di desa ini telah berdiri PLTU Jeranjang yang merupakan pembangkit listrik terbesar di NTB. “Saya sudah berkunjung ke Desa Taman Ayu tiga hari yang lalu. Bagaimana mungkin Desa yang ada di bibir PLTU masak jalannya gelap gulita. Saya akan minta Dirut PLN Pusat di Jakarta untuk membiayai ini,” terang Kurtubi usai menghadiri sosialisasi Diseminasi Teknologi Peternakan di Aula Kantor Bupati Lobar, kemarin (19/3).

Ia mengaku cukup gerah mengetahui hal ini. Karena PLN NTB selama ini justru membiarkan kondisi ini terjadi. Meskipun, sejatinya masalah lampu PJU menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah (Pemda) Lobar.

Namun, lanjutnya, khusus kawasan PLTU Jeranjang, Kurtubi menilai seharusnya ada kepedulian dari PLN NTB untuk membangun PJU di kawasan tersebut. “Pemda kan harus nanggung seluruh jalan di Lobar. Kalau jalan yang ada di bibir PLTU Jeranjang ya harus PLN dong. Saya akan sampaikan saat rapat dengan Dirut PLN. Saya akan sampaikan lewat Menteri ESDM juga,” ucapnya dengan nada tinggi.

Dari pantauan Kurtubi, jalur yang ada di PLTU Jeranjang dikatakannya sangat kecil. Kemudian di jalur tersebut setiap saat dilalui truk batu bara yang mengangkut bahan baku PLTU Jeranjang dari Pelabuhan Lembar.

“Tapi dibiarkan jalannya peteng dindeng (gelap gulita) saat malam hari. Ini tidak benar. Kalau PLN NTB nggak sanggup, saya akan bawa ke PLN Pusat. Catat itu,” ancam Kurtubi.

Apalagi, selain masalah jalan yang gelap gulita, informasi yang ia terima dari masyarakat di Desa Taman Ayu, para petani mengeluh tanaman bawang tidak bisa hidup lagi di sana. Diduga lahan pertanian warga terdampak akibat keberadaan PLTU Jeranjang.

“Tapi ini belum bisa dijadikan kesimpulan. Harus diselidiki dulu apakah betul penyebabnya akibat debu batubara PLTU Jeranjang atau tidak,” jelas pria asli Kediri Lobar tersebut.

Tetapi secara umum, PLTU Batubara di seluruh dunia dijabarkannya punya dampak negatif terhadap lingkungan. Meski PLTU Batubara paling canggih sekalipun seperti yang ada di Indramayu.

“Di PLTU Batubara Indramayu yang paling canggih sekalipun ada debu, NOX dan SOX yang dihasilkan. Apalagi yang tidak menggunakan teknologi canggih seperti PLTU Jeranjang yang Cina punya (produk Cina),” paparnya.

Namun, keberadaan PLTU Jeranjang tentu juga tidak bisa disangsikan banyak membawa dampak positif terhadap masyarakat NTB. Khususnya untuk memenuhi kebutuhan suplai listrik.

“Maka PLN kita minta mengoperasikan dengan benar dan bagus agar bisa meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan,” tegasnya.

Sementara dari keterangan Kepala Desa Taman Ayu, Tajudin, kondisi gelap gulita di desanya sudah terjadi sejak berdirinya PLTU Jeranjang. Tepatnya sejak 2010 silam. Ia sudah mencoba meminta bantuan kepada pihaK PLTU Jeranjang namun hingga saat ini tidak ada respons.

“Katanya pihak PLTU Jeranjang akan disampaikan ke PLN NTB,” ucapnya.

Hanya saja, sampai sekarang belum ada kejelasan yang didapatkan. Padahal, akibat kondisi jalan yang gelap gulita, kerap terjadi kecelakaan hingga tindak kejahatan di desa sumber listrik ini.

“Kemarin juga ada wisatawan asing yang jatuh dari sepeda motornya saat melintas. Kemudian daerah kami dulu dikenal sebagai daerah sentra bawang merah. Sekarang petani selalu gagal kalau menanam,” ungkapnya. (ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks