alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Merinding Lihat Air Bendungan Meninting, Warga Was-was Banjir Bandang

GIRI MENANG-Insiden meluapnya air dari proyek bendungan Meninting pada Jum’at (17/6) pekan lalu membuat warga yang melihatnya sampai merinding. Mereka khawatir sewaktu-waktu air kembali meluap yang bisa membahayakan warga.

Seperti yang disampaikan Nurul, warga Dusun Kapek, Desa/Kecamatan Gunung Sari. Dia mengatakan, meski tempat tinggalnya jauh dari lokasi proyek bendungan, aliran airnya sampai ke dusunnya. “Airnya sampai ke sini. Di jembatan itu airnya naik,” akunya.

Ibu rumah tangga tiga anak itu berharap agar ada langkah antisipasi dari pihak terkait. Sebab, dikhawatirkan air dari bendungan akan tumpah ke rumah-rumah warga ketika curah hujan tinggi. “Apalagi sekarang sering turun hujan,” katanya.

Baca Juga :  Bendungan Meninting :Sebagai Tempat Pariwisata, Museum dan Konservasi.

Beruntung, ketika itu tidak ada fasilitas umum yang rusak. Hanya terjadi luapan air meski tidak ada hujan. “Memang tidak ada hujan di sini, tapi air naik di jembatan di Dusun Kapek,” pungkasnya.

Kapolsek Gunungsari AKP Agus Eka Artha Sudjana mengatakan, ketika kejadian pekan lalu, luapan air di Bendungan Meninting mengalir ke beberapa desa. Tidak terkecuali di Desa Gunung Sari. Dia mengakui, warga tetap merasa was-was jika seketika air kembali datang

“Mengalir ke sembilan desa di Kecamatan Gunung Sari. Seperti Desa Jatisela, Desa Mambalan, Desa Ranjok, Desa Taman Sari, Desa Penimbung, Desa Kekeri, Desa Gunungsari dan Desa Kekait,” rincinya.

Seperti yang diketahui, luapan air tersebut disebabkan karena tanggul penahan air di Bendungan Meninting jebol. Berdasarkan keterangan Kepala Desa Bukit Tinggi Muttaqin, ada tujuh alat berat di lokasi proyek terendam air. Kemudian ada ban fuso terbawa arus. (cr-bib/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/