alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Dukungan Ulama Terus Mengalir untuk Penegakan Protokol Kesehatan

Dukungan ulama untuk penegakan protokol kesehatan terus mengalir kepada aparat kepolisian dan TNI. Langkah penegakan protokol kesehatan di tengah masyarakat tersebut dinilai sebagai tindakan mulia untuk melindungi masyarakat.

———————————–

 

“KAMI tentu akan senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap tujuan mulia aparat kepolisian,” kata Pimpinan Pondok Pesantren As- Shofi Raehan, Montong Are, Kecamatan Kediri, Lombok Barat, TGH M Azizi As-Shofi.

Pekan ini, Ponpes As- Shofi Raehan menerima kunjungan silaturahmi Kapolsek Kediri AKP Arjuna Wijaya beserta jajarannya. TGH M Azizi menyambut dengan hangat para tetamu dengan didampingi para pengurus pondok pesantren.

Selain terhadap penegakan protokol kesehatan di tengah pandemi, dukungan penuh juga diberikan pada upaya aparat kepolisian tetap menjaga situasi kamtibmas untuk memberi rasa aman di tengah-tengah masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, AKP Arjuna Wijaya secara khusus memang meminta doa dan dukungan dari para ulama di wilayah hukum yang dipimpinnya.

“Mengingat tantangan tugas-tugas Kepolisian tanpa dukungan ulama, tentunya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, tidak berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Kapolsek pun menjelaskan situasi terkini penanganan Covid-19 di Lombok Barat. Dijelaskannya soal telah dimulainya operasi yustisi terkait pengenaan denda bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker saat berada di tempat umum.

Hal tersebut sesuai dengan Perda NTB Nomor 7/2020. Di mana, jika seorang warga tidak mengenakan masker saat berada di luar rumah, maka akan mendapatkan denda Rp 100 ribu untuk tiap orang. Atau jika tidak membayar denda, maka akan mendapatkan sanksi sosial.

“Dukungan tokoh agama, ulama, dan Tuan Guru lebih efektif diterima dan dipahami oleh masyarakat,” imbuh Kapolsek.

Ditegaskannya, bila hal ini dilakukan bersama-sama, tentunya dalam menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban akan bisa mewujud.

Wujud dukungan yang diberikan oleh ulama tersebut adalah keterlibatan langsung para ulama dalam menyosialisasikan protokol Covid-19 kepada umat. Hal itu akan dilakukan dalam setiap pengajian maupun dalam setiap acara keagamaan. Termasuk pula di lingkungan Pondok Pesantren dimana biasanya terdapat ribuan santri.

Dengan upaya tersebut, maka diharapkan, Lombok Barat akan memasuki zona hijau, atau daerah dengan risiko rendah Covid-19 dari zona oranye yang saat ini disandang bersama tujuh kabupaten/kota lainnya di NTB. (kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks