alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Wisatawan Medan yang Hilang di Pantai Kerandangan Hanya Rekayasa?

GIRI MENANG-Wisatawan asal Medan yang diduga hilang di Pantai Kerandangan 2 Kecamatan Batulayar, belum ditemukan hingga kemarin. Di media sosial, beredar kabar jika laporan wisatawan hilang itu hanya rekayasa.

Kabar miring di media sosial itu pun membuat keluarga korban terganggu. Mereka menegaskan kalau satu orang keluarganya memang benar hilang dan diduga kuat terseret ombak.

”Saya sendiri yang langsung datang ke TKP. Saya yang mengambil langsung handphone milik korban di pinggir pantai,” kata Perwakilan Keluarga Agus Dwi di sela-sela pencarian, Kamis (20/1).

Ia pun menepis tudingan informasi miring yang ada. Bahkan keluarga besar langsung membantu pencarian dari hari pertama hingga hari kelima ini.

Baca Juga :  Sudah Tiga Tahun, Jalan Rusak di Pakuan Narmada Ditanami Pohon Pisang

”Memang korban terseret ombak dan keterangan saksi mahasiswa juga ada mendengar suara minta tolong tapi jauh. Hari kelima ini belum ditemukan,” terangnya.

Orang tua korban berharap korban bisa ditemukan. Pihak keluarga juga berterima kasih ke banyak pihak yang telah membantu pencarian. Baik dari Basarnas Mataram, Polisi, TNI, masyarakat dan lainnya.

”Kami keluarga tetap berharap korban bisa ditemukan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR (Kakansar) Mataram Nanang Sigit PH terjun langsung melakukan pencarian melalui udara menggunakan pesawat microlight dengan memperluas area pencarian. Hingga pencarian memasuki hari kelima, Yoel Salim, wisatawan domestik (wisdom) asal Medan, Sumatera Utara yang diduga terseret ombak di Pantai Kerandangan 2, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar pada Sabtu  (15/1) malam tidak kunjung ditemukan. “Kami tambahkan pencarian melalui udara, karena dimungkinkan pada hari kelima ini area semakin luas,” kata Nanang saat ditemui di eks Bandara Selaparang.

Baca Juga :  MUI Ajak Masyarakat Salat Gaib Untuk 53 Awak KRI Nanggala 402

Luas area pencarian sekitar 25 NM². Sementara tim rescue Kantor SAR Mataram tetap melakukan pencarian di laut, penyisiran di pantai dan penyebaran informasi ke nelayan atau warga setempat. TNI, Polri, Tagana, keluarga korban, warga/nelayan setempat, dan unsur lainnya turut terlibat membantu dalam pencarian.

”Memang saat ini hasil masih nihil, semoga korban bisa segera ditemukan,” harapnya. (nur/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/