alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Perangkat Desa Kecewa Kepada Jokowi

GIRI MENANG-Presiden Jokowi kembali membuat warga Lombok Barat (Lobar) kecewa. Kali ini, perangkat desa yang dibuat kecewa oleh janji presiden. Lantaran, pernyataan presiden yang berencana menyetarakan honor perangkat desa dengan PNS Golongan II A ditunda hingga tahun depan.

“Tadi pagi saya dapat informasinya dari berita kalau kenaikan gaji perangkat desa ditunda tahun depan. Saya sangat kecewa sekali,” ujar Kaur Pelayanan Desa Babussalam, Kecamatan Gerung Saphoan.

Padahal, ia mengaku sangat berharap gaji perangkat desa dinaikkan tahun ini. Karena Presiden Jokowi menyampaikan langsung rencana kenaikan itu di hadapan ribuan perangkat desa Januari lalu.

Presiden Jokowi Senin 14 Januari lalu menyampaikan langsung kebijakan penyetaraan ini di Istora Senayan, Jakarta saat menemui Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI).

“Sudah kita putuskan bahwa penghasilan tenaga perangkat desa segera disetarakan dengan golongan IIA,” ujarnya di hadapan ribuan perangkat desa.

Tak hanya sampai di situ, Jokowi bahkan mengaku sudah memerintahkan untuk merevisi PP-nya dalam dua minggu. Faktanya sampai saat ini justru kenyataan yang didapat berbeda.

Menteri dalam Negeri Tjahjo Kumolo Senin (17/2) lalu menyatakan kenaikan gaji perangkat desa akan dilakukan tahun depan. “Itu diputuskan tahun 2020. Efektifnya tahun depan,” ujarnya usai rapat finalisasi di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.

Dengan situasi ini, para perangkat desa tak kuasa menahan kekecewaannya. Lantaran dengan kondisi yang dihadapi saat ini, para perangkat desa tertaih-tatih. Per bulan Sapoan dan perangkat desa lainnya mengaku mendapat gaji Rp 1,2 juta. Ditambah dengan tunjangan Rp 350 ribu. Sehingga pendapatan yang ia terima sebesar Rp 1.550.000.

“Kami punya tiga anak. Satu SMK, satu SD dan satu masih kecil. Ya terpaksa cari kerja sampingan untuk menutupi kebutuhan,” bebernya.

Saphoan pesimis rencana kenaikan gaji perangkat desa ini bisa terwujud. Terlebih April mendatang akan dilaksanakan perhelatan Pilpres. Ia khawatir, akan ada kebijakan lagi yang berbeda jika harus menunggu sampai tahun depan.

Senada dengan itu, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKAD) Lobar M Zaini juga mengungkapkan sejak awal tidak begitu yakin janji presiden. Karena ia yakin pemerintah pusat akan kesulitan menyiapkan nomenklaturnya dalam waktu mendadak.

“APBD itu sudah diketok akhir tahun. Sementara pernyataan presiden itu awal tahun 2019. Jadi sejak awal kami curiga ini tidak benar. Kami sangat kecewa melihat perangkat desa di PHP,” sesalnya.

Karena, rencana kenaikan gaji perangkat desa ini akan dibebankan kepada APBD. Bukan kucuran dana langsung dari pusat. Sehingga kenaikan gaji perangkat desa tidak bisa serta merta dilakukan begitu saja.

“Memang tidak semudah itu. Makanya kami pikir dengan janji itu hanya untuk kepentingan Pilpres saja,” tandas pria yang juga menjabat Kepala Desa Babussalam tersebut. (ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks