alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Dibuang, Mayat Bayi Laki-laki Mengapung di Sungai Meninting

GIRI MENANG-Sesosok mayat bayi laki-laki diduga sengaja dibuang oleh pelaku yang tidak bertanggung jawab. Mayat bayi laki-laki tersebut ditemukan warga mengapung di muara Sungai Meninting Kecamatan Batulayar, Minggu (21/6).

“Sekitar Pukul 11.30 wita di muara Sungai Dusun Kongok, Desa Meninting anggota Polsek Senggigi mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas Meninting ditemukan mayat bayi laki-laki oleh buruh nelayan setempat,” jelas Kasubag Humas Polres Lobar Iptu Ketut Sandiarsa.

Kapolsek Senggigi AKP Hernawan Rizki menuturkan kronologis kejadian. Sekitar Pukul 10.30 Wita Mahyudin warga setempat membuat tenda untuk tempat berteduh. Ia hendak menunggu kapal nelayan datang untuk dibantu sandar dan mengambil upah dari dana.

Saat sedang duduk, Mahyudin melihat sebungkus plastik Merek Royal Surf warna putih. Di dalamnya terlihat berisi kain. Kemudian ia berinisiatif mengambil kain tersebut untuk membuat tenda di dekat muara sungai.

“Pada saat mengeluarkan kain warna abu dan kain sprei warna merah tersebut, saksi pelapor kemudian kaget di dalam plastik trsebut ada sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki lengkap dengan ari-ari,” jelas Kapolsek Senggigi.

Melihat kondisi jasad bayi tersebut, diperkirakan bayi ini dilahirkan saat usia kandungan berumur 7-9 bulan. Saksi pelapor kemudian memanggil nelayan lainnya atas nama Anwar, Muhammad dan Rendi untuk memastikan mayat bayi tersebut. Para saksi kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Meninting.

“Saat ini Polsek Senggigi telah melakukan olah TKP. Interogasi saksi-saksi disekitar TKP dan mengamankan barang bukti,” jelas Kapolsek Senggigi.

Adapun barang bukti yang diamankan satu bungkus plastik putih Merek Royal Surf berisikan kain warna abu-abu, kain sprei motif bunga warna merah dan putih, serta beberapa tisu.

“Mayat bayi sudah dibawa ke RS Bhayangkara guna dilakukan visum et repertum dan kepentingan proses penyidikan,” tandasnya. (ton/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks