alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Bank NTB Syariah Beri Keringanan Kredit Bagi Nasabah Terdampak Korona

GIRI MENANG-Sejumlah warga mengeluhkan tagihan cicilan di beberapa bank dan lembaga keuangan yang tetap berjalan di tengan wabah Korona. Keluhan masyarakat ini pun membuat anggota DPRD Lombok Barat (Lobar) angkat bicara. Meminta pihak Pemda Lobar memanggil semua bank atau lembaga keuangan untuk memberikan keringanan kepada masyarakat.

Menyikapi kondisi saat ini, pihak Bank NTB Syariah Cabang Gerung ternyata sudah menyiapkan langkah relaksasi bagi nasabah yang terdampak wabah Korona. Kaitannya untuk keringanan membayar cicilan di Bank Syariah NTB.

“Terkait dengan warga yang terdampak Covid-19, kami di Bank NTB Syariah memiliki kebijakan relaksasi pembiayaan. Ada keringanan untuk angsuran khusus non PNS dan nasabah umum,” jelas Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Gerung Khatmun Nubuah kepada Lombok Post,Selasa (21/4).

Mereka yang masuk kriteria pemberian keringanan adalah warga yang kena PHK atau dirumahkan perusahaannya. Ada juga warga yang usahanya terganggu atau tidak berjalan lancer akibat wabah Korona. Mereka akan diberikan keringanan angsuran selama enam bulan sampai satu tahun.

Namun sebelum diberikan keringanan, mereka akan disurvei terlebih dulu untuk memastikan kebenarannya. Apakah mereka akan benar-benar terdampak atau tidak. “Tim akan turun melakukan survei. Jika sekiranya betul maka akan diberikan keringanan,” ungkapnya.

Keringanan angsuran yang dimaksud adalah jumlah cicilan yang harus dibayar akan dikurangi. Nasabah tidak akan membayar angsuran pokok. “Hanya membayar margin (bunga). Kredit pokok tidak dibayarkan,” jelasnya.

Relaksasi ini bisa berlangsung selama enam bulan atau satu tahun. Tergantung kondisi yang dihadapi masyarakat dengan wabah korona. “Karena kita tidak tahu kapan wabah Covid-19 ini akan berakhir. Jadi kami ambil jarak waktu enam bulan sampai enam tahun,” ungkapnya.

Administrasi Penyelamatan Pembiayaan Bank NTB Syariah Hilda mengungkapkan sudah ada tiga orang yang mengajukan usulan keringanan untuk cicilannya. Mereka merupakan nasabah yang berasal dari kalangan non PNS. “Yang sudah bersurat ada tiga nasabah di wilayah Gerung. Alasan mereka akibat Covid-19 ini omset jualannya menurun,” bebernya.

Sementara untuk permohonan dari kalangan pegawai atau karyawan perusahaan yang dirumahkan atau di-PHK, sampai sejauh ini masih belum ada pengajuan.

Sebelumnya, anggota DPRD Lobar Dapil Gerung-Kuripan Akhyar Rosidi meminta agar Pemda Lobar memanggil semua pihak bank dan jasa keuangan. Agar mereka bisa memberikan relaksasi kepada masyarakat yang saat ini terdampak wabah Korona.

“Saya mendapat laporan di masyarakat kalau mereka harus tetap membayar tagihan di Bank BUMN maupuan pegadaian ini seperti biasa. Tidak ada keringanan yang diberikan,” sesal Politisi PKS ini.

Padahal ia menilai sudah jelas dampak ekonomi dirasakan masyarakat. Lantaran pemerintah sudah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk membatasi aktivitas dan lebih banyak diam di rumah. Sayangnya, tagihan dan cicilan masyarakat di bank atau di lembaga jasa keuangan seperti koperasi tetap jalan seperti biasa. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Target Emas, NTB Kirim Sembilan Petinju ke PON Papua

Bumi Gora meloloskan sembilan petinju ke PON Papua 2021. Salah satunya petinju putri Endang. Dia ditargetkan bisa menyumbangkan medali emas. ”Saya akan berusaha yang terbaik. Target pasti yang terbaik,” ujar Endang, Jumat (7/8) lalu.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks