alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

2021, Banyak Program Pemkab Lobar Tak Terealisasi

GIRI MENANG-Pandemi Covid-19 berdampak terhadap pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Yaitu banyak program di tahun 2021 tidak bisa terlaksana.

“Bahwa kondisi APBD tahun 2021 masih terdampak Pandemi Covid-19. Pada tahun 2021 terjadi refocusing dan realokasi anggaran,” kata Sekda Lobar H. Baehaqi usia paripurna penyampaian kepala daerah terhadap Raperda laporan APBD 2021.

Kata Sekda, itulah yang menyebabkan banyak program tidak dapat berjalan. Bahkan, refocusing  anggaran itu dilakukan beberapa kali. Anggarannya dialihkan untuk penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi.

Hal tersebut juga menyebabkan pendapatan dan belanja daerah mengalami penurunan. Sebab, di tengah kondisi ekonomi yang lesu, otomatis berdampak besar terhadap PAD. “Sehingga beberapa kegiatan tidak dapat berjalan,” imbuh Baehaqi lagi.

Baca Juga :  Setengah Warga Kuripan Belum Punya Jamban

Dia mengatakan, realisasi PAD Lobar sebesar Rp 294 miliar dari target Rp 314 miliar. Menurut Sekda, hal ini sangat wajar karena beberapa sumber pendapatan tidak bisa menghasilkan secara optimal. “Sektor pariwisata misalnya. Tidak bisa menyumbang PAD karena sepi kunjungan,” terangnya.

Tentu, di tahun ini pemerintah daerah akan berupaya menggenjot sektor pendapatan agar mampu menyumbangkan PAD lebih besar. Dia optimistis, tahun ini bisa mencapai sesuai target. “Karena kita sudah hampir bebas dari pandemi. Ini kesempatan bagus,” imbuh Baehaqi.

Jika pendapatan daerah bisa normal, otomatis program bisa dilaksanakan secara maksimal. Terlebih, tahun ini tidak ada refocusing anggaran seperti tahun sebelumnya. “Kita berdo’a semoga kita benar-benar terbebas dari pandemi,” pungkasnya. (cr-bib/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/