alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Di Lombok Barat, Belasan Warga Berstatus ODP Korona

GIRI MENANG-Kasus Covid-19 atau positif virus korona di Lombok Barat (Lobar) nihil. Untuk mempertahankan kondisi ini, Pemda Lobar memberikan pemantauan khusus bagi warga yang baru pulang dari luar negeri atau luar daerah di Indonesia yang terpapar korona.

“Saya status ODP (Orang Dalam Pemantauan) karena tanggal 11 Maret lalu baru pulang dari Kuala Lumpur (Malaysia),” ujar Agus Sukmayadi warga Desa Keru, Narmada kepada Lombok Post, Sabtu (21/3/2020).

Meskipun statusnya ODP, ia mengaku kondisinya sehat. Tidak ada keluhan penyakit atau kondisi tubuh yang kurang fit. Hanya saja, mekanisme yang harus dilalui bagi warga yang pulang dari luar negeri memang seperti itu. Terlebih negara sudah terpapar korona. Sehingga mereka harus melaporkan diri ke pemerintah desa atau puskesmas terdekat.

Ahamdulillah sehat. Hanya saja saya nggak masuk kantor sampai tanggal 25 Maret,” ucap ASN Pemprov NTB di Dinas Pemuda dan Olahraga tersebut.

Untuk sementara Agus disarankan karantina di rumah. Menghindari keramaian dan membatasi bertemu orang lain. “Tapi sempat juga ada timbul hoaks di masyarakat sekitar sini (Desa Keru) kalau saya isunya kena Korona,” sesalnya.

Ia menyayangkan masyarakat yang belum paham mengenai status ODP. Masyarakat mengira mereka yang berstatus ODP positif terjangkit korona. Padahal tidak demikian. “Nanti setelah tanggal 25 baru dikasih keterangan sehat oleh Puskesmas. Setiap dua hari sekali dimonitor oleh Puskesmas,” akunya.

Kepala Dinas Kesehatan Lobar Hj Ni Made Ambaryati membenarkan jika semua yang datang dari luar negeri wajib lapor ke Kepala Desa (Kades). Nantinya pemerintah desa berkoordinasi dengan pihak Puskesmas.

“Supaya warga yang bersangkutan bisa dipantau oleh puskesmas,” terang dia. Bagi mereka yang baru datang dari luar negeri, Ambar menegaskan semua wajib karantina mandiri di rumahnya. Jika merasakan gejala sakit diminta segera ke sarana kesehatan terdekat. Sejauh ini, data Dinas Kesehatan Lobar, ada belasan warga yang sudah berstatus ODP.

“ODP ada 16 orang. Mereka tersebar di semua kecamatan. Ada dari luar negeri dan wilayah Indonesia yang sudah terpapar Covid 19,” jelas mantan Kadisos Lobar tersebut.

Terhadap warga yang berstatus ODP, mereka harus karantina mandiri di rumahnya sendiri. Selama 14 hari terhitung sejak kepulangannya. (ton/r8)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks