alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

DPRD Lobar Sahkan Empat Perda

GIRI MENANG-Empat rancangan peraturan daerah (raperda) telah disahkan DPRD Lombok Barat menjadi perda definitif, Rabu (22/6). Regulasi daerah itu bisa disahkan setelah empat panitia khusus (pansus) menyampaikan laporan dan mendapatkan persetujuan dari seluruh anggota dewan.

Keempat perda tersebut adalah pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah, perubahan struktur organisasi RSUD Tripat, serta perda pondok pesantren. Terakhir, perda perubahan peraturan DPRD nomor 01 tahun 2019 tentang tatib DPRD.

“Kalau sudah paripurna berarti sudah pengesahan jadi perda definitif. Sudah selesai,” terang Ketua DPRD Lobar Hj Nurhidayah kepada Lombok Post.

Dia menambahkan, risalah paripurna pengesahan langsung disampaikan ke Pemprov NTB kemarin. Di provinsi nanti ada beberapa evaluasi. “Hanya menyampaikan saja ke provinsi. Artinya, pengesahan perda sudah selesai,” tegas politisi Gerindra itu lagi.

Baca Juga :  Ratusan Randis Tua Menumpuk di Kantor OPD Lobar

Sebelum disahkan, empat perda itu telah dibahas oleh pansus DPRD. Dia bersyukur, pembahasannya bisa selesai sesuai target sehingga bisa langsung disahkan jadi perda definitif. “Masih ada beberapa target raperda yang harus kita sahkan tahun ini,” kata Nurhidayah.

Saat disinggung target raperda tahun 2022, Nurhidayah mengaku tidak mengetahui jumlahnya secara persis. Yang pasti, semuanya diupayakan bisa disahkan. “Untuk jumlahnya, bapemperda (badan pembentukan perda) yang tahu,” ujarnya.

Dia berharap, target pengesahan raperda 2022 bisa tercapai. Sebab, itu salah satu tugas penting DPRD di samping fungsi penganggaran dan pengawasan. Karena itu, legislatif akan bekerja keras menyelesaikan tugas legislasi itu. (cr-bib)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/