alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Lombok Barat Sulit Keluar dari Zona Merah Korona

GIRI MENANG-Penanganan covid di Lombok Barat (Lobar) jadi sorotan legislatif. ”Satgas jangan lagi memburu orang sehat untuk menjadi sakit,” sindir Anggota DPRD Lobar TGH Khudori, Selasa (21/7).

Ia menyebut pemkab gagal menghindari zona merah. ”Kita kalah dengan Lombok Utara, padahal itu anak kita,” kata Khudori.

Menurutnya, label zona merah sangat mengkhawatirkan. Dampaknya ke mana-mana. Termasuk pada pariwisata. “Ini membuat orang enggan untuk datang menghabiskan waktunya dan berlibur ke Lobar,” cetusnya.

Senada, Ketua Komisi IV DPRD Lobar H Jumarti menilai, pemerintah daerah ini tak kuasa alias tak punya kemampuan keluar dari zona merah. ”Dampak anggaran yang direfocusing terhadap penanganan covid ini tidak ada,” kritiknya, kemarin.

Bagi Jumarti, penetapan zona merah untuk Kabupaten Lobar merupakan sesuatu yang mengkhawatirkan. Berdampak psikologis kepada masyarakat. Banyak yang takut untuk beraktivitas. Hingga membuat kegiatan ekonomi lumpuh.

”Sekarang razia, yang dirazia itu masker, bukan lagi surat-surat kendaraan. Terus pemasukan daerah merosot juga,” ujarnya.

Penanganan covid, kata Jumarti, memang mengikuti pemerintah pusat. Tapi, pemkab sebenarnya bisa menempuh cara sendiri. Salah satunya dengan tidak melakukan perburuan pasien covid.

Politisi PPP ini melihat ada indikasi tersebut. Dari informasi-informasi lapangan yang ia terima. Seperti, ada orang yang sakit gigi, tiba-tiba dinyatakan positif covid. Belum lagi mereka yang meninggal dunia dan disebut terjangkit covid.

”Padahal mereka ini tidak pernah kontak,” tutur Jumarti.

Situasi ini, membuat kesan pemerintah memburu orang sakit. Ini dinilai membuat trauma masyarakat. “Efeknya seperti bola salju,” cetusnya.

Hubungan sosial masyarakat menjadi renggang. Ada kekhawatiran juga dari masyarakat untuk bepergian. Bahkan melakukan kegiatan ekonomi. ”Orang tidak berani ke mana-mana jadinya kan,” imbuhnya.

Menurut Jumarti, anggaran covid yang direfocusing seharusnya bisa membawa hasil untuk penanganan. Setidaknya terjadi penurunan kasus covid. Minimal Lobar tidak masuk dalam zona merah.

”Anggaran Rp72,5 miliar, malah bikin kita semakin parah. Mestinya ada penurunan,” kritik Jumarti. (dit/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks