alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Satu Warga NTB Positif Korona, Pengawasan di Pelabuhan Lembar Diperketat

GIRI MENANG-Pemerintah semakin memperketat pemantauan penumpang di pintu-pintu masuk NTB. Terlebih satu warga NTB positif korona. Di pelabuhan Lembar, Lombok Barat misalnya semua penumpang yang turun dari kapal harus melalui lorong khusus untuk mendapatkan penyemprotan disinfektan. Ini untuk memperkecil peluang masuknya virus korona ke NTB.

“Terima kasih para petugas yg bekerja tanpa kenal lelah…Bandara dan Pelabuhan memang diperketat sekarang,” ujar Gubernur NTB daalam akun Facebooknya Selasa (24/3) malam.

Sebelumnya Pemkab Lobar sendiri sudah bergerak memperkuat pengawasan di Lembar. Terlebih  seorang warga Lombok Barat (Lobar) di Labuapi kini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Satu orang warga Desa Bengkel. Saat ini sedang dirawat di RSUD Kota Mataram,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar H Baehaqi, kemarin (23/3/2020).

Warga tersebut mengidap gejala batuk dan demam sepulang dari Surabaya. Sehingga ia segera memeriksakan diri.

Untuk mengantispasi kemungkinan buruk, ia kini dalam pengawasan pihak rumah sakit. Meskipun belum dipastikan apakah yang bersangkutan positif Korona atau tidak.

“Gejala batuk demam. Cuma untuk antisipasi makanya dirawat di rumah sakit,” jelas Sekda.

Warga dilarikan ke RSUD Kota Mataram karena saat itu menurut Sekda ruang isolasi di RSUD Tripat masih belum siap. Terkendala teknis cerobong di ruangan.

Sejauh ini, Sekda mengaku hanya satu warga Lobar yang dinyatakan PDP. Selain itu, ada 20 lainnya yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Namun dari jumlah tersebut enam orang sudah pulang. Satu orang PDP sehingga tersisa 13 orang berstatus ODP.

Dengan situasi saat ini, Sekda mengaku terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Terutama untuk memperketat pengawasan. Salah satunya di Pelabuhan Lembar yang menjadi gerbang pintu masuk NTB dari arah Bali. Pemda Lobar berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan ASDP Pelabuhan Lembar.

“Yang masuk ke Lombok itu sudah steril di sana (Bali). Begitu juga penumpang yang akan ke sana, mereka akan diperiksa di sini, itu SOP-nya,” kata mantan Kepala Bappeda Lobar ini.

Meski demikian, Sekda mengaku sudah meminta pihak KKP dan ASDP untuk meningkatkan pengawasan. Termasuk meningkatkan intensitas disinfektan di wilayah Pelabuhan. “Begitu ada indikasi, silakan hubungi call center agar dijemput atau di antar ke sana untuk diobservasi di RSUD Tripat,” jelas Baehaqi.

Kepala Dinas Kesehatan Lobar Hj Ni Made Ambarwati membenarkan jika ada warga Lobar yang berstatus PDP. “Yang pasien dalam pengawasan memang berada di rumah sakit. Tapi dia belum dikatakan positif,” tegasnya.

Sementara Kapolres Lobar AKBP Bagus Satriyo Wibowo mengaku pihaknya siap meningkatkan pengawasan di Pelabuhan Lembar. Pelabuhan menurutnya merupakan jalur yang perlu mendapatkan atensi penuh karena menjadi pintu masuk warga luar daerah ke Lombok.

“Kami akan tingkatkan lagi pengawasan dan pemantauan. Khususnya di jalur penumpang. Sebagai upaya untuk mengangtisipasi Covid-19,” ucapnya.

Pantauan Lombok Post, kondisi Pelabuhan Lembar kemarin cukup lengang. Dari keterangan pihak BPTD Wilayah Lembar, terjadi penurunan penumpang. Khsusunya kendaraan roda empat. “Sekitar dua persen penurunan untuk kendaraan roda empat campuran,” jelas Koordinator BPTD Pelabuhan Lembar Nelson.

Ia mengatakan, Pelabuhan Lembar juga akan ditutup sementara selama perayaan Hari Raya Nyepi. Menyusul ditutupnya Pelabuhan Padangbai Bali. Dengan keberangkatan terakhir hari ini pukul 19.30 Wita. Penyeberangan bakal kembali beroperasi Tanggal 26 Maret pukul 04.30 Wita. (ton/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks