alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Saling Membantu, Warga Kapek Gunungsari Dapat Sembako Gratis

GIRI MENANG-Memasuki bulan suci Ramadan 1441 Hijriah, Gerakan Bantuan Korona kembali hadir. Gerakan yang diinisiasi Nasri Umar Foundation bersama Wartawan Toaq dan PWI NTB tersebut menyambangi warga yang ada di Desa Gunungsari.

“Kami memberikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak Korona. Kali ini bantuan sembako diberikan kepada lansia dan masyarakat tidak mampu di Dusun Kapek Bawah, Desa Gunung Sari,” jelas Koordinator Bantuan Korona Arief Rachman.

Bantuan yang disalurkan berupa 20 paket sembako. Terdiri dari beras 3 kilo gram, mie instan empat bungkus, dan minyak goreng 1 liter. Ini merupakan penyaluran bantuan yang kesekian kalinya dengan titik berbeda dilakukan oleh Gerakan Bantuan Korona Nasri Umar Foundation.

Tim mendistribusikan bantuan langsung ke rumah rumah warga terdampak bersama Kadus Kapek Bawah. Cara ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan masa dalam jumlah besar. Sesuai dengan SOP dan protokol pencegahan Korona.

Selain itu tim juga dilengkapi dengan masker standar untuk memberikan rasa aman dalam distribusi bantuan. Arief, sapaan ASN di lingkup Pemkab Lobar ini juga mengatakan bantuan ini diberikan kepada masyarakat untuk meringankan beban mereka di tengah wabah Korona.

Terlebih menghadapi bulan suci Ramadan. Wabah Korona ini tentu memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat yang mulai kesulitan membeli kebutuhan pokok. “Kami melihat menjelang Ramadan kebutuhan masyarakat meningkat. Sedangkan masyarakat terdampak Korona. Akhirnya mereka kesulitan membeli sembako,” bebernya.

Inilah yang membuat tim Gerakan Bantuan Korona Nasri Umar Foundation terus turun dari satu desa ke desa lain membantu masyarakat Lobar.

Kepala Dusun Kapek Bawah Baetal Makmun mengatakan, bantuan dari Nasri Umar Foundation bersama Wartawan Toaq dan PWI NTB sangat membantu masyarakat. Karena dari 700 KK penduduk di Dusun Kapek Bawah, sebagian besar merupakan pedagang di pasar dan RPH.

“Sejak wabah Korona ini, sebagian besar masyarakat tidak dapat bekerja sehingga penghasilannya sangat minim dan tidak dapat membeli sembako,” tuturnya.

Terpisah, Ketua PWI NTB Nasrudin Zein mengingatkan agar semua pihak bekerja sama dan gotong royong untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi wabah Korona. Khususnya memasuki Ramadan. Tidak hanya dari kalangan pemerintah tetapi juga dari semua elemen masyarakat. (ton/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kapal Tenggelam di Tarakan, Satu Polisi Asal Lombok Tengah Meninggal

Kabar duka datang dari Ditpolairud Polda NTB. Satu anggotanya yang sedang bawah kendali operasi (BKO) di Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia.

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks