alexametrics
Sabtu, 20 Agustus 2022
Sabtu, 20 Agustus 2022

Kasus Pembuangan Bayi di Lobar Meningkat

Sudah Tiga Bayi Dibuang Orang Tuanya

GIRI MENANG-Polres Lombok Barat (Lobar) selama tahun ini mencatat tiga kasus pembuangan bayi. Jumlah itu terhitung sejak Januari sampai Juni 2022. Ada peningkatan dibandingkan kasus tahun sebelumnya.

Kanit PPA Polres Lobar Ipda Dina Rizkiana menjelaskan, dua dari tiga kasus itu penanganannya di polsek. Masing-masing di Polsek Labuapi dan Polsek Kuripan. Sedangkan satu kasus dilimpahkan ke polres.

Kasus terbaru adalah pembuangan bayi di Desa/Kecamatan Kuripan. Pelakunya adalah ibu kandung dari bayi tersebut yang berinisial S. Dia ditangkap polisi pada Sabtu (18/6) lalu. “Motif pembunuhannya karena malu,” kata Dina.

S diketahui melahirkan seorang bayi laki-laki pada Sabtu (18/6) dini hari sekitar pukul 01.00. Ketika itu, S berupaya menghilangkan nyawa bayinya. Seperti dengan melilit tali pusar, kemudian menutup tubuh bayi mungil tersebut dengan bantal sampai meninggal dunia.

Baca Juga :  Buru Pelaku Pembuangan Bayi, Polsek Sakbar Cek Semua Bidan Desa Pejaring

S kemudian membuang bayinya itu di salah satu kebun pepaya di Desa Kuripan. Kasus itu diketahui berawal dari penemuan bayi terbungkus plastik oleh salah satu warga. Dina menjelaskan, pelaku merasa malu karena dia melahirkan bayi hasil hubungan gelap dengan pacarnya.

Dina mengaku, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan kasus pembunuhan terhadap bayi. Seperti dengan melakukan sosialisasi. Baik melalui media maupun turun langsung. “Dengan harapan, ada kesadaran agar tidak melakukan perbuatan tercela itu,” katanya.

Sosialisasi unit PPA melibatkan beberapa pihak. Seperti sosialiasi bersama Kemenkum HAM dan organisasi pengacara. “Upaya ini terus kita lakukan,” ujar Dina.

Sementara itu, tindakan pembuangan bayi tersebut melanggar pasal 76 C Jo pasal 80 ayat (3) UU RI nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Pelakunya mendapat hukuman di atas lima tahun kurungan penjara. (cr-bib/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/