alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Sempat Hilang, Nelayan Sekotong Berhasil Ditemukan

GIRI MENANG-Tim gabungan akhirnya menemukan Hambali, 40 tahun. Nelayan asal Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat (Lobar) yang sempat hilang di perairan Sekotong.

”Alhamdulillah. Ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Kasat Polairud Polres Lobar Iptu Turmuzi, Sabtu pekan lalu.

Hambali sebelumnya melaut bersama sekitar 30 nelayan. Memancing ikan tongkol di perairan Sekotong, Kamis, 21 Agustus. Turmuzi mengatakan, Hambali berangkat menggunakan perahu sendiri. Dengan kekuatan mesin 15pk.

Dari keterangan nelayan lainnya, kelompok nelayan bersama-sama pergi ke Pantai Bangko-Bangko. Di sana, Hambali berpisah dengan rombongan. Perahunya dilajukan ke arah selatan perairan.

”Pas nelayan yang lain sudah kembali, korban justru belum balik dari melaut,” ujarnya.

Berjam-jam ditunggu, Hambali tak kunjung tiba. Warga yang khawatir dengan keadaan Hambali, akhirnya melapor ke Polsek Sekotong. Petugas kemudian menindaklanjuti dengan turun melakukan pencarian. Dengan tim gabungan dari SAR Mataram, Satuan Polairud Polres Lobar, dan Polsek Sekotong.

Di hari pertama pencarian, petugas belum berhasil menemukan Hambali. Kondisi cuaca dengan angin kencang dan gelombang tinggi, menyulitkan upaya petugas.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada Sabtu, pekan kemarin. Dengan melibatkan nelayan lain di Kecamatan Sekotong. Upaya kali ini membuahkan hasil. Hambali ditemukan nelayan di perairan selatan Gili Panggang.

Ketika ditemukan nelayan, kata Turmuzi, kondisi Hambali dalam keadaan lemas. Saat itu juga, korban dibawa ke Dusun Labuan Poh, Desa Batu Putih. ”Kita bersyukur korban masih selamat,” tuturnya.

Lebih lanjut, dengan kejadian tersebut jajaran kepolisian tetap meminta nelayan untuk berhati-hati. Tidak mengambil risiko jika kondisi laut tidak bersahabat. Terjadi angin kencang hingga gelombang tinggi. (dit/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks