alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Lobar Buka Objek Wisata, Panti Pijat dan Karaoke Belum Boleh Beroperasi

GIRI MENANG-Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) resmi membuka kembali usaha pariwisata. Syaratnya, saat beroperasi, para pengelola usaha diwajibkan menerapkan protokol kesehatan.

“Semua tempat wisata di Lobar resmi kita buka dengan protokol sebagai alat ukur kita,” kata Kepala Dinas Pariwisata Lobar H Saiful Ahkam saat menyerahkan SK Bupati kepada para pengelola destinasi wisata, Selasa (23/6).

Surat Keputusan Bupati Nomor 594/22/Dispar/2020 tentang Penetapan Protokol Pelaksanaan Usaha Pariwisata dalam Transisi New Normal telah dikeluarkan. Tujuannya agar masyarakat kembali produktif namun aman dari Covid-19.

Pemerintah tidak memungkiri akan adanya risiko dibukanya kembali sektor pariwisata. Namum tidak semua usaha pariwisata diizinkan beroperasi saat ini. Usaha-usaha seperti panti pijat, spa, gym hingga  karaoke belum diperbolehkan beroperasi.

Lantaran, kondisi Lombok Barat saat ini berada pada zona kuning. Pemkab Lobar oleh Pemerinta Provinsi NTB diminta untuk ketat. “Jangan sampai kita justru menjadi kluster baru penyebaran Covid-19. Untuk itu, kedisiplinan penerapan protokol kesehatan harus kita mulai dari para pelaku dulu,” tegasnya.

Secara prinsip Pemkab Lobar mengapresiasi dan mentaati arahan Pemprov NTB. Buktinya dengan penerbitan keputusan bupati tentang protokol kesehatan di tempat wisata. “Kami berharap para pengelola disiplin dalam penerapannya sehingga mampu juga mendisiplinkan pengunjung,” lanjutnya.

Sebagai langkah preventif, pemerintah akan melakukan supervisi terhadap penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat usaha yang sudah beroperasi kembali. Hal itu dilakukan untuk menjamin keamanan masyarakat dalam transisi new normal di Lombok Barat.

Supervisi akan melibatkan gugus tugas kecamatan sebagai yang terdepan dalam mengawasi dan mengevaluasi pnerapan protokol. “Saat ini kita ingin masyarakat kita bisa gembira berwisata namun disiplin dengan protokol. Ini adalah keinginan kita bersama sehingga harus kita jaga bersama,” jelas Ahkam.

Diizinkannya usaha pariwisata untuk beroperasi kembali disambut baik para pelaku wisata. Misalnya Pengelola Taman Narmada. Pengelola taman ini, Kamarudin usai menerima SK Bupati langsung melakukan sterilisasi area Taman Narmada. Agar langsung bisa beroperasi.

“Alhamdulillah, begitu mendengar sudah boleh dibuka, kita langsung segar,” kata Kamarudin.

Kabar ini juga sudah ditunggu-tunggu para pedagang di depan area Taman Narmada. Karena secara tidak langsung mereka terkena imbasnya.

Tak hanya di wilayah utara, penyeberangan ke destinasi wisata gili yang ada di Sekotong juga sudah mulai ramai. Pantauan Lombok Post, kemarin (24/6) sejumlah wisatawan mulai ramai berlibur ke Gili Nanggu.

“Kami minta kepada wisatawan yang menyeberang menggunakan perahu ke gili yang ada di Sekotong menjaga jarak. Perahu yang awalnya kapasitasnya sepuluh orang menjadi tujuh orang karena saat di atas perahu mereka harus menjaga jarak,” jelasnya.

Ini menjadi salah satu protokoler Covid-19 yang diterapkan selain mewajibkan wisatawan memakai masker dan mencuci tangan sebelum menyeberang. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks