alexametrics
Rabu, 8 Desember 2021
Rabu, 8 Desember 2021

Gandeng Guru Binar, Bank BCA Gelar Pelatihan Guru di Lobar

MATARAM-Konsistensi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dalam memajukan tenaga pendidik di Indonesia semakin terpancar. Melalui program corporate social responsibility, kali ini Bakti BCA berkolaborasi dengan Guru Binar.

“Ini dalam sebuah program pengembangan kompetensi guru dengan Tema Optimalisasi Pembelajaran Abad 21 bagi guru–guru sekolah dasar di Kabupaten Lombok Barat,” kata Executive Vice President Corporate Social Responsibility BCA Inge Setiawati secara daring, Rabu (24/11/2021).

Inge mengatakan, kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) harus diimbangi dengan perkembangan teknologi yang mumpuni. BCA sebagai bagian yang erat dari masyarakat pun turut mendukung transformasi digital dalam metode pembelajaran.

“Program pelatihan ini hadir sebagai wujud nyata kepedulian BCA dalam menjawab tantangan tersebut dengan tujuan meningkatkan mutu kualitas pendidikan di Indonesia,” tambahnya.

Selain diberikan materi inti dari program, para peserta pelatihan juga akan dibekali dengan keterampilan diseminasi. Keterampilan ini nantinya akan dipraktikan peserta untuk mengimbaskan praktik baik kepada guru-guru sekitar agar dapat memberikan dampak yang lebih luas. Dengan diimplementasikannya program ini diharapkan mampu meningkatkan akses pelatihan guru SD di Kabupaten Lombok Barat demi mewujudkan hasil belajar siswa yang lebih baik.

“Jadi ilmu pengetahuan yang dimiliki peserta program dapat dinikmati guru-guru lainnya,’ ujarnya.

Elnandha selaku Project Leader mengatakan, program ini akan berlangsung hingga bulan Desember 2022. Ini merupakan program peningkatan kompetensi guru. Berfokus pada integrasi literasi dan keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration and Communication). Dalam upaya mewujudkan inovasi dan proses pembelajaran yang berkualitas, bermakna dan menyenangkan bagi siswa.

“Melalui pelatihan yang terstruktur, terukur, program ini akan dilaksankan dengan menerapkan metode blended learning (kombinasi tatap muka/face to face dan online learning),” terangnya.

Setelah mengikut seleksi tahap satu, calon peserta akan melanjutkan ke proses seleksi tahap 2. Dimana mereka akan mengambil satu kelas daring di platform Guru Binar dengan bobot 3 JP selama satu minggu. Setelah dinyatakan lolos pada kedua fase seleksi, 70 peserta program dari 20 sekolah akan diberikan sesi pembekalan.

Mengenai teknis pelaksanaan program, meliputi materi pelatihan, output pelatihan, dan hal teknis lainnya. Nantinya, 70 peserta program ini akan menjadi agents of change khususnya di wilayah Lombok Barat dan sekitarnya. Pada akhir program, mereka juga akan dibekali untuk dapat mendiseminasikan kepada rekan-rekan guru lainnya, terutama di wilayah mereka.

“Namun juga tidak menutup kemungkinan mereka dapat berbagi ke seluruh guru di Indonesia,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan pertama telah dimulai pada tanggal 18 Oktober 2021 secara daring. Dengan topik–topik seperti Penyusunan RPP Merdeka Belajar dan Media Pembelajaran dan Early Grade Reading Assessment (EGRA) melalui platform Guru Binar. Peserta program selanjutnya akan mengikuti pelatihan secara tatap muka (luring) dengan topik Manajemen Kelas dan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM). (nur/adv)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks