alexametrics
Rabu, 8 Desember 2021
Rabu, 8 Desember 2021

Pemprov NTB Tambah Luas TPAR Kebon Kongok 4,9 Hektare

GIRI MENANG—Proses penambahan luas Tempat Pembuangan Akhir Regional (TPAR) Kebon Kongok yang ada di Kecamatan Gerung sedang dilakukan. Pemprov NTB berencana menambah luas lahan TPAR sebanyak 4,9 hektare.

“Penyediaan lahan berupa pembebasan dilakukan oleh Pemprov NTB. Sedangkan Pemkab Lobar berkepentingan terkait dengan lahan yang belum bersertifikat yang berbatasan dengan lokasi yang dibebaskan,” terangnya Kasubbid Pengamanan Barang Milik Daerah BPKAD Lobar M Erpan di sela-sela kegiatannya, Rabu (24/11/2021).

Ia menjelaskan, saat ini luas TPA Kebon Kongok 11 hektare. Lokasi yang dibebaskan berbatasan langsung dengan tanah TPA yang masuk Desa Taman Ayu.

“Lahan yang dibebaskan ini lahan milik masyarakat,” tuturnya.

Proses pembebasan lahan dan pergantian lainnya semua diurus Pemprov NTB. “Sekarang sedang tahap sosialisasi kepada masyarakat terdampak,” tuturnya.

Sementara Kepala BPKAD Lobar Fauzan Husniadi mengatakan, tarif Kompensasi Jasa Pelayanan (KJP) dan Kompensasi Dampak Negatif (KDN) pengelolaan sampah di TPAR Kebon Kongok untuk masyarakat Lobar nilainya Rp 340 juta. Dana itu dikelola BPKAD Lobar.

“Kompensasi ini dibayarkan rutin secara berkala,” ungkapnya.

”Namun saat rapat koordinasi, kami juga ingin KJP dan KDN bisa ditingkatkan khusus untuk Lobar. Dikarenakan dampaknya lebih banyak dirasakan masyarakat Lobar,” imbuhnya.

Menurutnya, selama ini hitungan tarif kompensasi tergantung volume sampah. (nur/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks