alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Abaikan Larangan Berkumpul, Sejumlah Remaja di Gerung Malah Gelar Balap Liar

GIRI MENANG-Puluhan remaja yang ada di wilayah Kecamatan Gerung sangat nekat. Di tengah wabah korona yang kini kian menjalar, justru mereka asyik menggelar aksi balap liar.

“Dari laporan masyarakat yang kami terima, lokasi di Jalan Perkantoran Dinas PUPR Lobar sering dijadikan ajang balap liar oleh sekelompok pemuda,” beber Kapolsek Gerung Iptu Syaripudin Zohri, Sabtu (25/4) lalu.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Gerung yang memang akan melaksanakan patroli gabungan skala besar bersama Koramil Gerung dan pihak kecamatan.

Sebelum pelaksananaan penertiban dan penindakan, Kapolsek Gerung terlebih dahulu memberikan arahan kepada seluruh personel agar mengutamakan keselamatan anggota. Disamping itu, ditekankan dalam bertindak tetap dengan humanis namun tegas dan terukur.

Setelah mendapat arahan dari Kapolsek Gerung, personel gabungan yang terdiri dari Waka Polsek Gerung Iptu M Sofyan, Camat Gerung H Mulyadi Danramil Gerung Lettu Inf Maturidi, serta anggota lainnya langsung bergerak ke lokasi.

Di sana, mereka sudah menemukan kerumunan pemuda yang telah melaksanakan adu cepat kendaraan roda dua miliknya. Karena dijaga dari berbagai arah, para pelaku tidak berkutik dan tidak melakukan perlawanan. Petugas mengamankan sepeda motor yang digunakan untuk melakukan balap liar.

“Penindakan balap liar ini dengan melakukan pembubaran karena masyarakat sudah merasa resah atas ulah para pemuda ini,” jelasnya.

Adapun sepeda motor yang berhasil diamankan sebanyak 32 unit dengan berbagai merek dan type. Terhadap sepeda motor ini, Polsek Gerung dan melakukan pendataan dan penilangan oleh Sat Lantas Polres Lobar.

Sedangkan untuk para pelaku yang sebagian remaja dilakukan pembinaan di polsek Gerung agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Kapolsek Gerung mengimbau sekaligus meminta kepada para orang tua agar senantiasa mengawasi anaknya.

Menurutnya, disamping membahayakan diri sendiri, tindakan ini juga sangat membahayakan orang lain. Terlebih disaat sekarang ini, pemerintah dan aparat keamanan terus mengimbau untuk meniadakan kegiatan yang menimbulkan keramaian.

“Jaid kami minta untuk tidak melakukan tindakan kontra produktif ditengah pandemi Covid-19. Apalagi saat ini sudah memasuki bulan puasa,” jelasnya. Jika masyarakat tetap bersikeras, maka petugas Gabungan TNI-Polri dan Kecamatan Gerung akan mengambil tindakan tegas. (ton/r3

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Target Emas, NTB Kirim Sembilan Petinju ke PON Papua

Bumi Gora meloloskan sembilan petinju ke PON Papua 2021. Salah satunya petinju putri Endang. Dia ditargetkan bisa menyumbangkan medali emas. ”Saya akan berusaha yang terbaik. Target pasti yang terbaik,” ujar Endang, Jumat (7/8) lalu.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks