alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Korona Mewabah, Tes SKB CPNS Lombok Barat Dipermudah

GIRI MENANG-Akan ada kemudahan terkait pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS tahun ini. ”Tesnya bisa dilakukan di Kantor BKN atau UPT. Tidak harus datang ke wilayah yang dilamar,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSD) Lobar Suparlan, Jumat (24/7).

Rencana tersebut mencuat setelah rapat BKDPSDM Lobar dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional X Denpasar. Melalui vidcon, kemarin. Bersama Kepala BKD se-Bali dan NTB.

Suparlan menerangkan, tes SKB nanti tidak harus dilakukan di wilayah lamaran. Misalnya, ada peserta dari Sumbawa atau Bima mendaftar untuk lowongan CPNS Lobar, yang bersangkutan tidak harus ikut tes di Kabupaten Lobar.

Begitu juga untuk peserta tes dari Lobar. Mereka yang mendaftar untuk lowongan CPNS di Pulau Sumbawa atau luar wilayah NTB, tak perlu jauh-jauh pergi untuk mengikuti pelaksanaan tes SKB. ”Kalau daftarnya di Jakarta misalnya, dimungkinkan tes dari sini. Melalui UPT BKN di sini,” ujar Suparlan.

Untuk bisa mengikuti itu, peserta tes akan diminta mendaftar kembali. Mereka akan diberikan pilihan, apakah mengikuti tes di lokasi lamaran atau di Kantor BKN atau UPT BKN. ”28 Agustus harus final soal lokasi tes masing-masing peserta,” imbuhnya.

Suparlan mengatakan, pilihan ini diberikan untuk mencegah terjadinya penyebaran covid. ”Untuk mempermudah kan. Apalagi di masa pandemi sekarang. Dikwatirkan ada potensi penularan kalau peserta CPNS ini bepergian sampai ke luar daerah,” jelas Suparlan.

Selain itu, untuk tes SKB nanti, pelaksanaannya akan berbeda dengan tes SKD. Tes SKB Lobar akan gabung dengan UPT BKN di Kota Mataram.

Pelaksanaan tes SKB akan menggunakan protokol pencegahan covid. Berlaku untuk panitia dan peserta CPNS. Kabid Pengadaan, Penempatan, dan Fasilitas Purna Tugas BKDPSDM Lobar Lalu Suastariyadi mengatakan, untuk alat pelindung diri (APD) panitia tes, pihaknya akan berkoordinasi dengan BPBD.

”Kita minta bantuan ke sana terkait proteksi panitia. Kalau dari peserta, mereka yang akan menyediakan sendiri,” katanya. (dit)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks