alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Perjuangan Ustad Sulaiman Mengajarkan Alquran di Lembar, Lobar : Terus Mengaji, Bangun TPQ di Tepi Pantai

Apa yang dilakukan Ustad Sulaiman, begitu mulia. Warga Desa Labuan Tereng, Lembar ini mengabdikan hidupnya mendidik anak desa. Ia berjuang dengan ikhlas memberantas buta Alquran.

 

HAMDANI WATHONI, Giri Menang

 

Senja mulai tiba. Matahari nyaris tenggelam di ufuk barat perairan Lembar. Di salah satu bibir pantai, puluhan anak-anak asik belajar. Mereka tengah belajar membaca Alquran. Tepatnya di sebuah pondok kayu yang dibuat seadanya.

Ya, inilah Taman Pendidikan Quran (TPQ) Tanjung Mengaji yang ada di Desa Labuan Tereng Kecamatan Lembar. TPQ ini sudah dibangun sejak tahun 2019 silam.

Usia TPQ ini sudah hampir setahun. Siswa yang belajar di sini jumlahnya puluhan. 30 lebih. Ini adalah TPQ yang cukup unik. Karena dibangun secara swadaya di atas teluk tepi pantai bermodalkan kayu bekas. Tapi bangunan kayu ini cukup kuat. Bisa menampung sampai 50 orang.

TPQ ini digagas oleh Ustad Sulaiman. Pria alumni pondok pesantren yang kesehariannya menjadi nelayan. “Saya bangun TPQ ini karena prihatin banyak anak-anak kami di Desa Labuan Tereng yang tidak bisa mengaji,” ungkapnya kepada Lombok Post.

Pria yang semula menjadi guru di salah satu Ponpes Lombok Barat (Lobar) ini akhirnya memilih pulang kampung. Menetap di Desa Labuan Tereng. Tujuannya agar ia bisa mengajar anak-anak desa bisa belajar membaca Alquran.

Setiap sore, anak-anak desa di Labuan Tereng berduyun-duyun datang ke TPQ ini. Mereka datang dengan tujuan menimba ilmu untuk bekal kelak ketika dewasa dan di akhirat nanti. Meski belajar di tempat seadanya bacaan anak-anak yang ada di sini begitu fasih. Mulai dari bacaan iqra’, Alquran, ayat pendek, hingga kitab mereka pelajari di sini.

“Saya sengaja pilih bangun TPQ di alam terbuka seperti ini agar pikiran anak-anak segar dan terbuka. Itu bisa meningkatkan IQ,” ujar Ustad Sulaiman.

Pria 30 tahun yang masih bujang ini begitu tulus mengabdikan waktunya bagi anak-anak desa. Ia tak keberatan walaupun tak ada imbalan. Ustad Sulaiman merasa imbalan yang ia dapatkan adalah kebahagiaan ketika anak-anak desa yang ada di Labuan Tereng lancar membaca Alquran. “Karena ini modal bagi mereka menghadapi masa depan,” ungkap pria ini ramah.

Untuk persoalan rezeki, Ustad Sulaiman percaya sudah diatur Allah SWT. Semua sudah disediakan di lautan dalam bentuk ikan. Ia hanya perlu menangkapnya sebagai seorang nelayan.

Rizky, salah satu siswa TPQ Tanjung Mengaji sangat senang belajar Alquran dari Ustad Sulaiman dan beberapa guru lain yang ada di TPQ ini. Ia dengan lancar membacakan salah satu surat dalam Alquran. “Tempatnya menyenangkan. Saya senang belajar di sini,” tutur bocah polos tersebut.

Selama pandemi korona, para siswa yang ada di TPQ ini juga begitu patuh menerapkan protokoler Covid-19. Mereka memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun. Maklum, Ustad Sulaiman sudah menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk TPQ Tanjung Mengaji. “Saya pikir ini sangat baik melatih anak menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Karena dalam Islam, kebersihan itu bagian dari iman,” ucapnya. (*/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks