alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Tiga Kasus Positif Korona, Warga Gerung Kini Harus Ekstra Waspada

GIRI MENANG-Ibu kota Kabupaten Lombok Barat (Lobar) kini sudah zona merah. Tiga orang di Kecamatan Gerung dinyatakan positif terpapar virus korona berdasarkan rilis tim Gugus Covid-19 Provinsi NTB Sabtu (25/4).

Yang lebih mengkhawatirkan, diantara pasien yang dinyatakan positif ini pernah melaksanakan salat Jumat dan kontak dengan beberapa warga. Kepala Desa Taman Ayu Tajuddin membenarkan jika ada dua warganya yang dinyatakan positif Covid-19.

Mereka adalah AN, 60 tahun, dan S, 40 tahun. Kedunya memiliki riwayat perjalanan ke Gowa Sulawesi Selatan sebagai jamaah tablig. “Iya,” ucap Tajuddin dikonfirmasi Lombok Post mengenai rilis yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi NTB.

Tajudin juga mengakui jika warga yang dinyatakan positif ini pernah melaksanakan ibadah salat Jumat bersama warga lainnya. Sehingga kondisi ini tentu akan membuat tim gugus Covid-19 akan kesulitan melakukan tracing dengan siapa ia pernah kontak.

“Belum ditracking, tapi kami pastikan tidak keluar Taman Ayu. Mungkin hanya di sekitar wilayah dusun saja,” jelas Tajudin.

Rencananya, hasil tracing baru akan diketahui hari ini. Sehingga untuk sementara waktu, Pemerintah Desa Taman Ayu untuk sementara meminta pihak keluarga melakukan isolasi mandiri. Dengan pemerintah desa menyiapkan logistik untuk kebutuhan mereka selama melakukan isolasi mandiri.

“Kami pastikan logistik utuk para pasien dan diberikan ke keluarga,” jelasnya.

Tajudin membeberkan ada 11 warga Desa Taman Ayu yang diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Gowa. Dari jumlah tersebut, enam orang reaktif dan dua orang positif.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Lobar drg Hj Ni Made Ambaryati menjelaskan untuk semua pasien positif sudah ditangani. Mereka dibawa ke rumah sakit Tripat Gerung dan RSUD Awet Muda Narmada.

Untuk dua orang warga Taman Ayu dan satu warga Keluarahan Gerung Selatan inisial S, 36 tahun, yang juga punya riwayat ke Gowa kini sedang dirawat di RSUD Tripat. Kemarin malam mereka dievakuasi dari Sanggar Mutu Gerung ke rumah sakit.

“Tidak ada perlawanan. Polres dan Danramil selalu mengawal dan semua tim penjemputan membantu Pemda,” jelasnya menepis isu adanya pasien positif yang melarikan diri. Terkait ada pasien yang pernah melaksanakan salat Jumat, Ambar tak menampik hal tersebut.

Namun untuk tracing kontak warga dengan pasien positif, pihaknya akan fokus pada kalangan keluarga terlebih dulu.

“Kami utamakan yang kontak serumah dulu karena RDT (rapid diagnostic test) terbatas. Biasa jamaah ini kontak atau salaman sesama jamaah, dan jamaah tablig ini sudah kami RTD semuanya sesuai laporan camat dan kades,” jelasnya.

Selain tiga warga di Kecamatan Gerung, empat warga Lobar lainnya juga dinyatakan positif. Mereka adalah M, 70 tahun, warga Desa Sigerongan yang disinyalir pernah kontak dengan keluarga yang melakukan perjalanan ke Gowa. Kemudian LI, 42 tahun, A, 46 tahun, dan F, 40 yang ketiganya adalah warga Desa Kekeri, Kecamatan Gunungsari yang memiliki riwayat perjalanan ke Gowa.

Dengan situasi wabah korona yang terus bertambah di Lobar, Ambar berharap masyarakat bisa patuh dan taat dengan aturan pemerintah. Karena kunci untuk memutus rantai penularan hanya dengan mengikuti imbauan pemerintah maupun majelis ulama indonesia (MUI).

“Mau tidak mau semua warga harus disiplin. Mari semua warga bantu petugas kesehatan,” pintanya. Hingga siang kemarin total warga positif korona di Lobar mencapai 28 orang. Dengan sebaran tertinggi di Kecamatan Lingsar tujuh orang. Sementara satu-satunya kecamatan yang masih ziona hijau atau belum ditemukan kasus Covid-19 hanya di wilayah Kecamatan Lembar. (ton/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks