alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Tiga Pegawai PLTU Jeranjang Lombok Barat Positif Korona

GIRI MENANG-Klaster baru sebaran virus Korona muncul di Lombok Barat (Lobar). Tepatnya di PLTU Jeranjang,  Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung.

“Karena memang warga yang positif ini bekerja di PLTU. Kami belum tahu kontaknya dengan siapa,” jelas Kades Taman Ayu Tajudin, Rabu (27/5)

Diakuinya, di Desa Taman Ayu sebelumnya sudah ada kasus positif Korona dari kluster Gowa. Namun khusus untuk kluster Gowa, warga menurut Kades sudah teridentifikasi. Baik yang punya riwayat perjalanan maupun yang pernah kontak dengan mereka.

Sementara untuk kluster PLTU Jeranjang, Kades belum bisa memastikan dari mana penularannya. Karena itu, dilakukan rapid tes terhadap sejumlah pegawai. “Hasilnya tujuh yang dinyatakan reaktif. Tiga yang dinyatakan positif. Yakni MI, NU, dan NA, warga Dusun Gunung Malang yang bekerja di PLTU Jeranjang,” jelas Tajudin.

Mencegah penularan berlanjut, kemarin para pegawai lainnya juga dijemput di kantor desa mengikuti rapid tes. “Kalau hari ini tiga orang. Besok giliran saya dan teman yang lain,” ujar salah satu warga Taman Ayu yang bekerja sebagai satpam PLTU Jeranjang kepada Lombok Post.

Kades Taman Ayu merinci, total warga yang dinyatakan positif Korona di desanya saat ini berjumlah tujuh orang. Dengan empat orang berasal dari klaster Gowa dan tiga dari klaster PLTU Jeranjang. “Sebagian besar mereka warga Dusun Gunung Malang. Makanya kami sempat berencana lockdown dusun,” aku Tajudin.

Hanya saja, karena banyak warga yang bekerja sebagai petani dan peternak, lockdown sulit dilakukan. “Kalau mereka tidak keluar rumah 14 hari, mereka pikirkan nasib tanaman di sawah dan ternaknya,” ujar Tajudin.

Sementara Perwakilan Manajemen PLTU Jeranjang Angga Pradipta membenarkan sejumlah pekerja yang ada di PLTU Jeranjang mengikuti rapid tes. Menyusul ditemukannya ada pegawai yang positif Korona.

“Bukan hanya yang di PT Indonesia Power, di semua perusahaan. Ada di Cogindo, ISS, dan beberapa tenaga kerja lainnya,” jelasnya.

Pihaknya pun mengaku berkoordinasi dengan Pemda dan Pemdes telah melakukan tracing pegawai yang pernah kontak dengan pasien positif. Sehingga beberapa dari mereka dijadwalkan mengikuti rapid tes.

Angga, sapaannya sejak awal mengaku sudah khawatir pegawai PLTU Jeranjang akan terpapar Covid-19. Semenjak pertama kali ditemukannya kasus positif Korona di Desa Taman Ayu dari kluster Gowa. Maklum, PLTU Jeranjang dibangun persis di dekat pantai desa ini.

“Saat ini kami masih tetap operasional biasa. Karena kami juga punya SOP mitigasi. Jadi tugas pekerja yang karantina masih bisa digantikan pegawai lainnya,” tandasnya. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

VIDEO : Pelajar di Lobar Diduga Sebar Foto Bugil Mantan Pacar

Kasus yang menimpa  pelajar SMP berinisial LD, perempuan 16 tahun asal Narmada Lobar boleh jadi cerminan lemahnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan ponsel pintar....
Enable Notifications.    Ok No thanks