alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Dugaan Kecurangan Pemilu Terendus

GIRI MENANG-Pelaksanaan Pemilu tahun ini ditemukan banyak persoalan. Sejumlah peserta Pemilu melakukan protes, mulai dari tudingan adanya perolehan suara yang hilang hingga dugaan penggelembungan suara. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Barat (Lobar) telah mengklarifikasi sejumlah Caleg yang mengaku kehilangan perolehan suara saat pleno di tingkat kecamatan.

“Ada laporan (ketidaksesuaian perolehan suara). Kemudian kami sudah melakukan klarifikasi pelapor dan saksi untuk mengumpulkan alat bukti. Baru kami melakukan kajian untuk memberikan rekomendasi,” terang Koordinator Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu Lobar Lalu Arjuna, kemarin (28/4).

Pelapor yang dimaksud dua orang Caleg DPRD Provinsi NTB yakni Sahar Muniri dari Partai Golkar dan Nauvar Furqony Farinduan dari Partai Gerindra. Mereka berdua mengeluhkan perolehan suara yang hilang di tingkat pleno Kecamatan Sekotong.

Pihak Bawaslu pun kemarin melakukan kroscek ke PPK Sekotong hingga sejumlah TPS yang disinyalir tempat terjadinya ketidaksesuaian perolehan suara. Jika laporan ketidaksesuai perolehan suara benar seperti pengakuan pelapor dan saksi, maka Bawaslu Lobar akan meminta PPK untuk melakukan perbaikan. Tahapannya disesuaikan antara C1 Plano dan C1 yang diperoleh saksi.

“Sekarang kami sedang di Sekotong untuk kroscek. Kalau memang tidak sinkron ya baru kami rekomendasikan hitung ulang. Setelah kembali dari sini baru kami berikan jawaban apakah ada rekomendasi hitung ulang atau seperti apa,” jelas Arjuna.

Terpisah, Naufar Furqony Farinduan meminta agar Bawaslu Lobar tegas. Khususnya dalam upaya penegakan hukum tindak pidana pelanggaran Pemilu. Karena ia mengaku pihaknya sudah mengirimkan bukti yang jelas. “Kalau kami minta buka saja kotak suaranya, hitung ulang. Itu kan nggak lama,” pintanya.

Dari hasil penghitungan ulang nanti, ia meyakini semua akan terungkap. Perolehan suara caleg yang sesungguhnya. Siapa yang hilang suaranya atau dirugikan dan siapa yang digelembungkan atau diuntungkan dalam rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Mantan Cabup Lobar ini mengidentifikasi perolehan suaranya yang hilang terjadi di Desa Cendimanik dan Sekotong Barat. Saat ini yang baru bisa dipastikan suara yang hilang sebanyak 150 suara. “Di beberapa TPS data saksi kami mencatat perolehan suara di form C1 sebanyak 45, itu kemudian ditulis Cuma 5. Di TPS lain kami dapat 29 ditulis sembilan dan banyak lagi. Data yang kami pegang saat ini ada 150 suara yang hilang, tapi perkiraan kami 200-300 suara,” bebernya.

Farin menegaskan dirinya bersikeras meminta Bawaslu untuk tegas dalam persoalan ini karena ini menyangkut marwah pelaksanaan Pemilu. Ia tidak rela melihat suara masyarakat yang diberikan salah satu peserta pemilu justru dirampas pihak tertentu. Meskipun, ia mengaku suaranya yang diklaim hilang di Sekotong tidak memengaruhi perolehan agregat secara akumulatif di bursa DPRD Provinsi NTB.

“Tapi ini kan akan berpengaruh pada perolehan suara partai. Ini juga sudah saya laporkan ke DPP kami di Gerindra,” akunya.

Tak hanya Farin, sejumlah warga yang mengklaim diri sebagai tim pemenangan Partai Nasdem Dapil Labuapi-Kediri, Rizal juga melakukan protes, Sabtu (27/4). Mereka kecewa terhadap pelaksanaan pleno di tingkat kecamatan Kediri karena menuding terdapat sejumlah kejanggalan. Protes yang dilakukan warga ini pun sempat menimbulkan ketegangan saat pleno berlangsung.

“Data yang kami himpun, perolehan suara Nasdem di Dapil 5 Kediri-Labuapi itu 4.209, kemudian hasil PKB 4.002. Kemudian dimana terjadi penggelembungan ini?” tanyanya.

Menyusul adanya perubahan perolehan suara yang terjadi berdasarkan hasil pleno di tingkat PPK. Dimana, PKB dari informasi yang dihimpun Lombok Post menempati urutan ke delapan berada di atas perolehan Nasdem untuk perebutan kursi terakhir di Dapil ini.

Sementara dengan perolehan suara sekitar 4.209, otomatis Nasdem berada di posisi sembilan perolehan suara partai. Membuat partai ini gagal meraih kursi di dewan. “Kami merasa terzalimi. Makanya kami mau pleno terbuka seperti di Labuapi. Kami minta PPK dan Panwas terbuka agar kami tidak merasa dirugikan,” jelasnya.

Rizal merasa perolehan suara partai yang sudah sahih berubah spontanitas. Padahal itu berdasarkan rekap dari data C1. Sehingga, ia berencana mengadukan persoalan ini kepada pihak Panwascam. “Saya minta kalau memang tidak sinkron agar dilakukan penghitungan ulang,” jelas pria ini.

Ketua DPD Nasdem Lobar Lalu Herwanto pun telah mengambil sikap atas persoalan ini. Mamiq Karde sapaannya mengaku sudah mengirim surat ke Bawaslu Lobar dan Gakkumdu merespons atas persoalan ini. “Maka kami bersurat agar itu dikroscek ditinjau ulang apakah dibuka tongnya kembali atau bagaimana. Karena kami punya form C1 jelas,” ujarnya. (ton/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks