alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Pasien Karantina Korona di Lombok Barat Keluhkan Makanan Basi, Ini Kata Petugas

GIRI MENANG-Terkait video makanan basi yang beredar, pihak petugas Karantina di Sanggar Mutu memberikan klarifikasi.

“Kalau masalah itu, sebenarnya bukan kewenangan kami. Karena itu ranah Dinas Sosial Lobar. Hanya saja kami yang bertugas di sini memang mendapatkan makanan yang sama dengan warga yang dikarantina,” jelas Jamrah, Koordinator Petugas Karantina Sanggar Mutu dari Dinas Kesehatan Lobar kepada Lombok Post, Selasa (28/4).

Menurutnya, ada kesalahpahaman yang terjadi. Ia khawatir muncul anggapan jika warga yang dikarantina sengaja diberikan makanan basi. Padahal, kenyataannya makanan dikirimkan bagi warga setengah jam sebelum berbuka puasa. Sehingga keliru kemudian ada anggapan jika makanan yang dikirim adalah makanan lama.

Namun, ia juga tidak menampik keluhan jamaah yang merasa makanan tersebut kurang enak atau basi. Karena bisa jadi ada salah satu jenis makanan yang rentan rusak. Misalnya seperti parut kelapa campur sayur atau urap-urap.

“Itu akan jadi evaluasi kami. Makanya kami harapkan makanannya tidak pakai kelapa. Bisa diganti dengan sayur bening,” ujarnya.

Dalam kondisi seperti ini, ia berharap tidak ada pihak yang saling menyalahkan. Jika kemudian ada yang kurang atau dikeluhkan warga yang dikarantina, ia yakin semua pihak akan berupaya memenuhinya.

“Sampai saat ini juga masih ada keluhan. Misalnya warga yang dikarantina minta kurma, es sirup bahkan buah. Kami berikan permakluman jika semua yang diminta tidak bisa dipenuhi seperti di rumah warga,” ucapnya.

Namun sebisa mungkin, permintaan warga yang dikarantina disampaikan ke Dinas Sosial Lobar. Agar bisa dipenuhi semampunya. “Mungkin sekali dua kali diberikan kurma saya pikir tidak ada salahnya, selain nasi kotak untuk buka puasa dan sahur,” ungkapnya.

Ia juga mempersilakan bagi pihak keluarga atau pemerintah desa yang membawa makanan bagi warga yang di karantina di Sanggar Mutu Gerung. Nantinya, makanan tersebut tentu akan diberikan kepada warga tersebut.

Jamrah menjelaskan hingga kemarin, ada tiga orang yang masih dikarantina di Sanggar Mutu Gerung. Mereka berasal dari Narmada. “Mereka sudah di Swab dan foto thorak. Kami masih menunggu hasilnya keluar dua sampai tiga hari,” jelasnya.

Mereka yang ditempatkan di lokasi karantina ini sebagian besar adalah klaster Gowa. Namun tidak hanya warga yang memiliki riwayat perjalanan ke Gowa saja yang dikarantina. Masyarakat yang pernah kontak dengan jamaah tablig yang pernah ke Gowsa juga dikarantina di sini.

Total ada 50 warga yang telah dikarantina di Sanggar Mutu Gerung ini. Sebagian besar sudah dipndah ke SKB Gunungsari bagi yang sudah dinyatakan negatif. Sementara yan dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab diarahkan ke RSUD Tripat dan RSUD Awet Muda Narmada untuk mengikuti perawatan.

“Tadi malam (kemarin malam, Red) tujuh orang dari Batulayar dibawa ke RSUD Tripat setelah dinyatakanpositif,” jelasnya. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.
Enable Notifications.    Ok No thanks