Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Disperkim Lobar Tata Tempat Jualan di Taman Kota Giri Menang

GIRI MENANG – Pemkab Lombok Barat (Lobar) sudah mulai melakukan penataan Taman Kota Giri  Menang, Gerung. Di antara yang sudah dikerjakan adalah penataan tempat jualan yang ada di ruang terbuka hijau itu.

Kabid Tata Kota dan Pertamanan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim)  Lobar Maskimi mengatakan, untuk lapak pedagang, lebih diperbanyak. Satu bangunan yang sebelumnya ditempati satu orang, kini diisi dua pedagang.

Kita sudah mulai penataan. Dibuat seperti itu supaya lebih banyak masyarakat yang bisa masuk jualan. Caranya, satu bangunan dibagi jadi dua,” jelasnya kepada Lombok Post, Senin (28/11).

Penataan tempat jualan itu masih belum selesai. Maskimi mengaku, masih ada pemolesan lagi di beberapa titik. Misalnya pengecetan yang belum tuntas. “Gentengnya juga akan diganti,” tambah Maskimi lagi.

Baca Juga :  Lobar Berhasil Vaksin Hampir 5.000 Warga dalam Sehari

Kemudian, ada satu bangunan yang sebelumnya jadi tempat berdagang, kini akan dialihfungsikan menjadi musala. Dia mengaku, masyarakat sudah banyak yang menginginkan ada tempat salat di taman kota tersebut. “Kalau ada kegiatan, banyak yang numpang salat di kantor-kantor dinas,” imbuhnya.

Karena itulah, pemerintah memutuskan untuk menyediakan tempat salat di area taman kota. Dengan adanya musala, otomatis toilet yang selama ini tidak digunakan, akan diaktifkan lagi. “Sudah pasti itu, karena tidak mungkin tidak ada MCK,” terang Maskimi.

Dia mengaku, musala tersebut akan dibuat lebih menarik dengan ornamen bagus. Nanti, tempat ibadah itu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi taman kota Giri Menang. “Kita masih cari bentuk ornamennya, supaya terlihat artistik,” ujarnya.

Baca Juga :  Pasar Murah Dinilai Kurang Menjangkau Masyarakat Kecil

Maskimi menambahkan, penataan taman kota tidak akan terhenti di situ saja. Masih ada pembenahan-pembenahan lagi. Tetapi, pemerintah daerah tidak bisa mengerjakan sekaligus pada tahun ini. “Fasilitas yang ada dibenahi semua, tapi pelan-pelan,” pungkasnya.

Sementara itu, seorang pedagang di Taman Kota Giri Menang yang enggan disebutkan namanya mengaku, dengan penataan saat ini, tempat jualannya semakin sempit. Di samping itu, pembeli juga lebih sepi. “Karena dibagi dia, sudah pasti sempit,” terangnya.

Tetapi, dia tetap bersyukur ada pembenahan. Dia berharap, dengan penataan saat ini, taman kota terlihat lebih bagus dan asri. “Jangan sampai merugikan kami, misalnya pengunjung semakin sepi,” harapnya. (cr-bib)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks