alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Angkut Penumpang dari Surabaya ke Lombok, DLN Oasis Terapkan Pemeriksaan Berlapis

GIRI MENANG-Mencegah penularan wabah virus korona, KMP DLN Oasis mengambil langkah ekstra waspada. Mereka memeriksa kesehatan bagi penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Surabaya menuju Pelabuhan Pelindo Lembar atau sebaliknya.

“Kami bekerja sama dengan BPBD, KKP, dan Pelindo untuk melakukan pemeriksaan kepada penumpang. Ada tiga tahapan pemeriksaan yang kami lakukan,” jelas manajemen DLN Oasis Dani Prakarsa kepada Lombok Post, akhir pekan lalu.

KSOP dan Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar ikut membantu. Dani mengatakan tidak hanya penumpang yang diperiksa, barang yang mereka juga ikut dicek.

Sejak penumpang membeli tiket di kantor DLN, mereka harus mencuci tangan terlebih dulu menggunakan sabun. Sebelum naik ke kapal, baik penumpang dan barangnya akan disterilkan dengan disinfektan dan hand sanitizer. “Penumpang kami minta cuci tangan dan cek suhu. Di dalam kapal juga dilakukan yang sama sebelum mereka masuk,” jelasnya.

Jika ada penumpang yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat celsius, mereka akan diarahkan ke rumah sakit. Memastikan kondisinya baik-baik saja. Tetapi jika kondisi suhu tubuhnya normal, mereka akan diperkenankan naik ke kapal.

Jika kemudian, di dalam kapal ditemukan ada penumpang yang mengalami flu, batuk, atau sesak nafas yang mengindikasikan gejala korona, mereka akan dikarantina. Penumpang ditempatkan ke dalam ruangan khusus yang telah disiapkan pihak manajemen kapal. Pihak DLN Oasis akan langsung berkoordinasi dengan rumah sakit pemerintah daerah baik di Surabaya maupun di Lombok untuk menjemput penumpang saat kapal sandar.

“Begitu juga penumpang yang lain sebelum turun akan distop lagi. Mereka diperiksa suhu tubuh dan disterilkan,” jelas Dani.

Prosedur seperti itu diterapkan kepada setiap penumpang. Termasuk pada penumpang jamaah tabliq yang sempat dikhawatirkan masyarakat belum lama ini. Pihak DLN Oasis bersama Dinas Perhubungan NTB melakukan pengawasan bagi penumpang yang dikhawatirkan membawa wabah korona.

“Dari data KKP selama pengecekan penumpang dari Surabaya Alhamdulillah nihil indikasi suspect korona,” ungkapnya.

Hanya saja dengan kondisi wabah saat ini, terjadi penurunan penumpang kapal DLN Oasis. Penurunannya mencapai 30 persen.

Sebagian besar penumpang yang masih bertahan didominasi kendaraan truk barang yang membawa sembako, pupuk, dan pakan dari Surabaya.

Humas DLN Oasis Farah Faradina juga mengklarifikasi informasi yang sempat beredar di tengah masyarakat. Kaitannya dengan dugaan ada penumpang dari jamaah tabliq yang diduga terpapar virus korona ketika menyeberang dari Surabaya ke Lembar melalui DLN Oasis.

“Itu sudah diperiksa oleh KKP dan pihak dari Dinas Perhubungan. Semua klir dan tidak seperti apa yang beredar di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap dengan kondisi saat ini, informasi yang beredar di tengah masyarakat tidak simpang siur. Agar tidak menimbulkan kepanikan dan kecemasan yang berlebihan. Sehingga merugikan masyarakat sendiri.

“Kami telah menerapkan pengecekan kondisi kesehatan penumpang sesuai standar operasional. Tidak hanya penumpang tetapi juga crew kapal dan karyawan di DLN Oasis,” tandasnya. (ton/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks