alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Pengusaha Sepakat Tempat Hiburan Malam di Senggigi Buka 1 Juli

GIRI MENANG-Hiburan malam di Senggigi, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat akan dibuka 1 Juli. Namun, itu baru rencana dari para pengusaha. Bukan pemerintah.

“Kami dari pelaku wisata hiburan di Senggigi berharap bisa segera buka,” kata Sekretaris Asosiasi Pengusaha Hiburan (APH) Senggigi Ketut Mahajaya kepada Lombok Post.

Menurutnya, para pelaku wisata hiburan malam di Senggigi kebingungan. Lantaran, pemerintah daerah masih belum memberikan izin dibukanya usaha karaoke, spa, dan gym. Padahal di sisi lain, pemerintah telah mengeluarkan edaran jika sejumlah destinasi wisata boleh dibuka.

“Karena sudah berbulan-bulan tidak dibuka. Karyawan kami tidak punya pekerjaan. Makanya kalau kami dari APH Senggigi sepakat, akan mulai membuka tempat karoke per 1 Juli,” bebernya.

Para pengusaha hiburan berjanji akan tetap menerapkan SOP protokoler pencegahan Covid-19. Sehingga mereka berharap pemda membuat kebijakan agar mengizinkan tempat hiburan di Senggigi bisa segera dibuka. Tidak hanya pemerintah kabupaten, ia juga berharap pemerintah provinsi membuat aturan yang sama.

Para pengusaha hiburan malam yang tergabung dalam APH Senggigi dikatakan Jaya, sapaannya, berkomitmen untuk mengikuti imbauan pemerintah. Mereka telah menyiapkan berbagai upaya mencegah penularan virus Korona.

Setiap tempat hiburan menyiapkan termo gun untuk mengukur suhu tubuh pengunjung yang datang. Kemudian tempat cuci tangan dan sabun disiapkan di setiap pintu masuk kafe atau tempat hiburan.

Pengunjung juga akan disterilkan dengan disemprot disinfektan. Dan tak kalah penting, semua tamu diwajibkan masuk pakai masker. “Ladies yang datang dari luar daerah juga harus bawa hasil rapid tes. Itu juga kami akan biayai. Intinya ingin bagaimana pengunjung bisa bergembira ke tempat hiburan dalam keadaan sehat. Kami juga tidak ingin karyawan terjangkit Covid,” ucapnya.

Para pelaku usaha hiburan kini mengaku tinggal menunggu persetujuan bupati. “Kita harapkan pak bupati memberikan jalan bagi kami pelaku usaha. Jangan sampai Senggigi tertinggal dengan Kuta Mandalika,” sambungnya.

Destinasi wisata di Kuta Mandalika kini sudah mulai ramai dikunjungi sejak dibuka. Namun kondisi pariwisata Senggigi justru masih lesu. Untuk itu, para pelaku wisata berharap pemerintah kabupaten bisa mengambil langkah cepat membangkitkan pariwisata Senggigi di masa transisi new normal ini.

Terpisah, Kadis Pariwisata Lobar H Saiful Ahkam menjelaskan, jika per 23 Juni lalu, Pemda Lobar resmi membuka tempat-tempat wisata berikut dengan seluruh instrumen usaha jasa yang mendukungnya. Bila sebelumnya hotel tidak diperkenankan menyelenggarakan kegiatan MICE, maka per hari itu sudah diperbolehkan.

“Kita persilakan juga seluruh tempat-tempat dan daya tarik wisata untuk beroperasi, kecuali room karaoke, spa, dan gym. Baik sebagai fasilitas usaha tersendiri, maupun sebagai usaha yang melekat pada fasilitas di hotel-hotel,” jelasnya.

Kebijakan ini diambil dengan berbagai pertimbangan. Sehingga para pelaku wisata diharapkan bisa mematuhi aturan protokoler Covid-19 dan edaran yang dikeluarkan bupati kaitannya dengan pariwisata.

Ditanya terkait rencana para pengusaha tempat hiburan yang akan operasi per 1 Juli, Dinas Pariwisata belum memberi lampu hijau. Dengan demikian, otomatis untuk sementara tempat hiburan Karaoke belum diberikan izin untuk operasional. “Belum. Kami akan kaji lagi sembari berjalan,” tandasnya. (ton/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks