alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Batasi Pengunjung Destinasi Wisata, Tanam Pohon Hijaukan Rimba

CARA POLRES JAGA LOMBOK BARAT DARI COVID-19

Objek Wisata Taman Langit di Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar kini sedang naik daun. Pemandangan indah dari ketinggian di salah satu destinasi wisata ini menjadi buah bibir. Terutama bagi para generasi milenial. Tak mau kecolongan, Polres Lobar menerjunkan personel untuk menegakkan protokol kesehatan. Di sisi lain, Polres juga menerjunkan personel untuk menghijaukan kawasan hutan yang tutupannya kini mulai menipis.

————————————————————–

MENGINGAT ramainya pengunjung, tak ingin kecolongan, Polsek Senggigi menerjunkan personel kepolisian untuk menjaga kawasan wisata ini dan memastikan para pengunjung menerapkan protokol ksehatan yang ketat.

“Kami tidak ingin destinasi wisata Taman Langit menjadi salah satu klaster baru Covid-19,” kata Wakapolsek Senggigi Iptu I Wayan Sugiana.

Salah satu yang dilakukan pihaknya adalah membatasi pengunjung yang yang akan memasuki lokasi ini. Mereka yang hendak berswafoto di salah satu spot paling favorit juga dibatasi. Sehingga tidak terjadi kerumunan hanya karena pengunjung hendak berebut posisi foto terbaik.

Langkah ini dilakukan agar selama berada di destinasi wisata, penerapan protokol kesehatan antara lain yakni menjaga jarak atau social distancing sesama pengunjung bisa diberlakukan.

“Kami tidak ada niatan untuk melarang pengunjung datang. Posisi kami untuk memastikan protokol kesehatan tetap ditegakkan di tempat wisata,” tandas Wakapolsek.

Selain itu, pihaknya juga kata Wakapolsek menggelar penertiban kepada para pengunjung yang datang. Mereka yang tidak mengenakan masker diminta kembali dan tidak diperkenankan masuk destinasi wisata.

“Kami tidak memberikan toleransi sedikitpun di lokasi ini,” imbuhnya.

Ditegaskannya, langkah yang dilakukan pihaknya juga merupakan tindak lanjut dari Inpres No 6/2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Selain penegakan disiplin mematuhi protokol Covid-19, juga dilakukan peneguran terkait keselaman berlalulintas. Apabila teguran terkait keselamatan berlalulintas tidak diindahkan, maka pengendara dipastikan ditilang.

 

Tanam Pohon

Sementara itu, masih di Lombok Barat, Satuan Reskrim Polres Lombok Barat juga turun tangan menjaga destinasi wisata. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menanam pohon untuk penghijauan. Aksi ini dilakukan di Bukit Celedu, Dusun Lendang Sedi, Desa Giri Sasak, Kecamatan Kuripan.

“Ini bagian dari ikhtiar kita menjaga lingkungan. Selain tentu untuk penghijauan dan pencegahan terjadinya banjir dan longsor,” kata Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq.

Dia mengatakan, pihaknya ingin mengambil peran serta untuk mengembalikan fungsi hutan. Yakni sebagai daerah resapan air, pengendali tanah longsor dan bajir, serta sebagai penyedia oksigen yang sangat dibutuhkan untuk kehidupan.

“Kita ingin mengembalikan fungsi hutan sebagi paru-paru dunia,” katanya.

Kegiatan tanam pohon tersebut dilakukan bersama-sama dengan warga setempat. Antara lain turut serta komunitas Trabas, yang merupakan club motor trail di Pulau Lombok. Kegiatan ini sendiri difasilitasi pemerintah desa setempat.

Dalam kesempatan tersebut Dhafid tak lupa mengimbau warga masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami mengajak warga setempat untuk menerapkan protokol kesehatan supaya Lombok barat menjadi zona hijau,” imbaunya.

Adapun kegitan tersebut di hadiri Anggota Sat Reskrim Polres Lobar, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Lombok Barat, kepala desa beserta perangkat desa, serta Bhabinkamtimas dan Bhabinsa. Juga anggota Polsubsektor Kuripan. (kus/r6)

 

Jaga Destinasi Destinasi Wisata

  • Polsek Senggigi mewajibkan pengunjung menerapkan protokol kesehatan di destinasi wisata Taman Langit.
  • Jumlah pengunjung dibatasi. Terutama yang hendak swafoto di salah satu spot foto terbaik.
  • Pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan tidak diperkenankan memasuki area wisata.
  • Pengunjung yang melanggar aturan berlalulintas langsung ditilang.

 

Sumber: Diolah Lombok Post

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks