LombokPost - Herudin Jayadi, siswa kelas VIII yang dikenal disiplin dan penuh semangat, resmi terpilih mewakili Lombok Barat untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) XI NTB tahun 2025.
Prestasi ini bukan hanya milik Herudin, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat Batulayar.
Kabar menggembirakan datang dari Herudin Jayadi dan langsung menyulut semangat seluruh warga SMPN 1 Batulayar.
Siswa kelahiran 20 Februari 2011, Herudin bakal menjadi wakil Lombok Barat dalam ajang bergengsi kepramukaan yakni Jamda XI NTB 2025.
Terpilihnya Herudin bukan tanpa alasan. Dia tidak hanya siswa aktif, tetapi juga sosok remaja dengan cita-cita besar. "Saya bercita-cita menjadi anggota TNI," akunya kepada Lombok Post.
Sejak kecil, kedisiplinan sudah ia kenal lewat sosok ayahnya yang menjadi inspirasinya. "Saya ikut Pramuka karena ingin meneruskan perjuangan bapak saya, dan ingin lebih disiplin serta tegas," ujarnya tegas.
Di sekolah, nama Herudin bukanlah nama baru dalam daftar siswa berprestasi. Ia terlibat aktif dalam berbagai kegiatan. Mulai dari Pramuka, OSIS, hingga Drum Band. Sikap tanggung jawab dan ketekunannya membuatnya cukup menonjol, bahkan sebelum terpilih ke Jamda XI NTB.
Terpilih sebagai peserta Jamda XI NTB 2025 menjadi pengalaman yang tak akan dilupakan oleh Herudin. Ia mengaku sangat bersyukur dan bahagia ketika namanya diumumkan.
"Saya merasa sangat senang dan bersyukur karena berhasil terpilih ke Jamda 2025," ucapnya.
Namun Herudin tak ingin berhenti di situ. Ia sudah memasang target lebih tinggi. Dia berharap bisa terpilih ke Jambore Nasional di Cibubur. Baginya, itu bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi juga kesempatan untuk mengharumkan nama NTB, sekolah, dan tentu saja membahagiakan kedua orang tuanya.
"Saya berharap bisa terpilih ke Jamnas karena ingin mengharumkan nama NTB, sekolah, dan membahagiakan orang tua," katanya.
Kini, menjelang pelaksanaan Jamda XI NTB 2025, Herudin terus mempersiapkan diri. Semangatnya tak pernah padam. Dengan langkah mantap dan hati penuh mimpi, ia bersiap membawa nama Batulayar ke pentas kepramukaan daerah. Jika konsistensi dan tekad itu terus ia jaga, bukan mustahil suatu hari kelak ia benar-benar memakai seragam hijau kebanggaan TNI, cita-cita yang telah ia genggam sejak kecil.
Kepala SMPN 1 Batulayar Syamsuri yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus (Mabigus) tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Dengan senyum lebar, ia menyebut keberhasilan Herudin sebagai hadiah luar biasa bagi sekolah. "Sebagai pimpinan, saya merasa bangga bahwa keberhasilan ini datang dari salah satu anak kami di SMPN 1 Batulayar," tuturnya.
Bagi Syamsuri, prestasi Herudin bukan sekadar hasil kemampuan akademik atau bakat alamiah. Lebih dari itu, ia melihat kerja keras sebagai kunci terbesar. "Keberhasilan adalah tidak semata milik orang pintar, tapi milik orang yang mau berusaha. Semangat ananda Heru, kamu bisa!" pesannya penuh motivasi.
Syamsuri berharap perjalanan Herudin di Jamda dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Ia ingin keberangkatan ini membawa cerita baru yang bisa memotivasi generasi berikutnya. “Harapan saya, ke depan Herudin bisa menjadi role model dan menularkan pengalamannya kepada adik-adiknya,” ujarnya. (*)
Editor : Marthadi