Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

GP Ansor Lobar Bertekad Bantu Pemda Tekan Kemiskinan dan Lawan Judi Online

Hamdani Wathoni • Jumat, 6 Februari 2026 | 15:10 WIB
DILANTIK: Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Lombok Barat saat dilantik di Hotel Aruna Senggigi, Kamis (5/2).
DILANTIK: Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Lombok Barat saat dilantik di Hotel Aruna Senggigi, Kamis (5/2).

LombokPost - Kepengurusan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lombok Barat (Lobar) resmi dilanti di Hotel Aruna Senggigi, Kamis (5/2).

Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya kepemimpinan baru GP Ansor Lobar di bawah komando Muhali, dengan komitmen kuat menghadirkan kerja-kerja organisasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal DPP GP Ansor, Rifqi Al Mubarok, dan dihadiri Ketua DPW GP Ansor NTB, jajaran PCNU Lombok Barat, pimpinan GP Ansor kabupaten/kota se-NTB, serta perwakilan Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Momentum tersebut mengusung tema besar Ansor Bergerak, Ansor Berdampak sebagai semangat pengabdian kader Ansor di Gumi Patuh Patut Patju.

"GP Ansor harus tampil sebagai solusi, bukan sekadar organisasi seremonial, dengan membangun sinergi erat bersama pemerintah daerah," jelas Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lombok Barat Prof. Nazar Na'amy dalam sambutannya.

Dia menegaskan peran GP Ansor ke depan semakin strategis di tengah tantangan sosial yang kian kompleks.

Ia menilai Banom disebutnya merupakan lembaga di lingkungan PCNU Lombok Barat selama ini memiliki hubungan harmonis dengan pemerintah daerah.

"Dukungan pemerintah juga sangat baik terhadap program NU dan Banom di bawahnya," ujarnya. Dia menekankan pentingnya implementasi melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Bahkan secara khusus menyoroti maraknya persoalan sosial seperti judi online, pinjaman online ilegal, serta perilaku konsumtif akibat belanja daring yang tidak terkontrol.

Fenomena tersebut dinilai berkontribusi terhadap rusaknya ketahanan keluarga dan mental generasi muda. Pemuda Ansor harus mempelopori literasi digital dan literasi media. Kader Ansor harus cerdas, paham teknologi, dan mampu menghadirkan konten positif.

"Jangan sampai justru menjadi korban media sosial, judi online, atau pinjol yang berujung perceraian dan persoalan sosial lainnya," tegasnya.

Menurut Prof. Nazar Naamy meskipun penegakan hukum menjadi ranah aparat kepolisian, GP Ansor memiliki tanggung jawab moral memperkuat ketahanan sosial melalui edukasi dan pendekatan preventif di masyarakat.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Lombok Barat Muhali menegaskan, kepengurusan yang dipimpinnya tidak hanya fokus pada dakwah dan kaderisasi, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan ekonomi masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang akan ditempuh adalah pembentukan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA).

"BUMA ini dirancang sebagai upaya intervensi untuk menekan angka kemiskinan di Lombok Barat melalui pengembangan ekonomi kreatif," jelas Muhali.

Ia menambahkan, kekuatan GP Ansor Lobar terletak pada soliditas kader yang telah tersebar hingga ke desa dan dusun.

Jaringan akar rumput ini menjadi modal penting dalam membantu pemerintah menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengatasi persoalan sosial secara langsung.

BUMA, lanjut Muhali, akan bergerak di sektor ekonomi produktif dengan memberdayakan potensi pemuda lokal.

Program ini merupakan adaptasi dari inisiatif yang telah berjalan di tingkat pusat dan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi pemuda di Lombok Barat.

"Terkait keresahan sosial seperti judi online, kami sejalan dengan arahan PCNU. GP Ansor siap bersinergi dengan pemerintah untuk menekan praktik-praktik negatif yang merugikan masyarakat," pungkasnya. 

Editor : Kimda Farida
#Lombok Barat #GP Ansor #kemiskinan #NTB #Judi Online