alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Hakim Vonis Muhir Korupsi

MATARAM-Mantan Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram Muhir, mendapat vonis dua tahun penjara, kemarin (1/3). Terdakwa Muhir terbukti menerima hadiah atau janji terkait perbuatan korupsi yang dilakukannya.

Majelis Hakim yang diketuai Isnurul Syamsul Arif menilai, perbuatan Muhir terbukti dalam dakwaan ketiga jaksa penuntut umum (JPU). Yakni, Pasal 11 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

”Menyatakan terdakwa Muhir bersalah dengan pidana penjara selama dua tahun dan denda sebanyak Rp 50 juta subsidair dua bulan kurungan,” kata Isnurul membaca amar putusan, kemarin (1/3).

Pembuktian terdakwa menerima hadiah atau janji, dijelaskan majelis hakim dalam pertimbangan hukum putusan. Ada dua poin yang diuraikan hakim untuk membuktikan unsur tersebut. yakni, terkait penyerahan uang Rp 1 juta di Taliwang Nada serta Rp 30 juta di Warung Pecel Encim.

Muhir kerap berdalih tidak pernah menerima uang tersebut. Menurut Hakim Anggota Ferdinand M Leander, jika tidak ada persesuaian kehendak, maka unsur menerima hadiah tidak terbukti.

Fakta persidangan, kata Ferdinand, telah terjadi proses serah terima uang di Taliwang Nada dan Warung Encim.

Di Warung Encim, saksi Tjatur Toto menyebutkan telah menyerahkan uang kepada Muhir. Uang tersebut juga telah diterima Muhir dengan tangan kanannya. Namun, uang tidak lama dalam pengusaan terdakwa karena Jaksa Kejari Mataram lebih dulu masuk untuk melakukan tangkap tangan.

Ferdinand mengatakan, adanya proses perpindahan uang dari tangan Toto ke Muhir, dinilai telah memenuhi unsur menerima hadiah. Artinya, perbuatan unsur korupsi yang dilakukan Muhir telah selesai atau dalam istilah hukum dikenal dengan nama voltooid.

”Dengan beralihnya uang dari Tjator Toto ke Muhir, unsur menerima hadiah telah terbukti,” terang Ferdinand.

Dalam putusan kemarin, Majelis Hakim memutuskan untuk menolak seluruh poin dalam pleidoi yang diajukan Muhir. Hakim juga mempertimbangkan perbuatan Muhir yang dilakukan saat masyarakat berduka akibat bencana gempa bumi, sebagai hal yang memberatkan.

Setelah pembacaan putusan, JPU Kejari Mataram Ida Ayu Camundi menyatakan untuk pikir-pikir. Begitu juga dengan terdakwa dan penasihat hukumnya. ”Kami pikir-pikir dulu yang mulia,” kata penasihat hukum Muhir, Ernady.

Sementara itu, Muhir tetap menilai tidak melakukan perbuatan yang dituduhkan jaksa. Dia mengatakan, ada ketidadilan dalam putusan hakim. Putusan tersebut juga disebut sebagai upaya kriminalisasi karena tidak ada barang bukti berupa uang yang dia terima.

”Saya minta Presiden dan Jaksa Agung untuk mengevaluasi Kejari Mataram. Sudenom dan Toto yang menyuap kenapa tidak pernah diungkap,” tegas Muhir.

Putusan dua tahun penjara tidak saja membuat kecewa Muhir. Massa pendukung Muhir larut dalam kesedihan sesaat setelah Ketua Majelis Hakim menyebut lama hukuman kepada politisi Golkar tersebut.

Puluhan simpatisan berebut mengerumuni Muhir usai persidangan. Mereka menangis dan merangkul Muhir untuk memberinya semangat.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks