alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Waktunya NW Bersatu, Pemprov Siap Memfasilitasi Kedua Kubu

MATARAM-Seruan agar pengurus Nahdlatul Wathan (NW) bersatu semakin kencang. Kali ini, tawaran persatuan datang dari Pemprov NTB. Pengurus NW Anjani dan Pancor ditawarkan melebur menjadi satu kepengurusan. Pemerintah siap memfasilitasi.

                Hal itu mengemuka dalam pertemuan pengurus NW yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) NTB. Pertemuan itu berlangsung santai. Sambil menyatap makanan siang, mereka berdiskusi mengeluarkan unek-uneknya di Lesehan Taliwang Dalam Kampung, kemarin (2/10).

                Dialog tersebut baru merupakan pertemuan awal. Meski masih terlihat kaku, namun masing-masing pihak melempar senyum. Mereka membahas beberapa solusi yang bisa ditempuh untuk mewujudkan kepengurusan NW yang bersatu.

                Kepala Bakespangpoldagri NTB H Lalu Syafi’i menjelaskan, dalam rumusan islah yang ditawarkan pemprov, dua kepengurusan NW harus sepakat bersatu, kemudian menggelar muktamar bersama. Paling lambat enam bulan setelah rekomendasi disepakati. Hasil muktamar kemudian mendaftarkan organisasinya ke pemerintah.

                Tawaran kedua, pemerintah mengakui keberadaan dua pengurus NW. Dengan rumusan, masing-masing menyelenggarakan muktamar kemudian menyusun kepengurusan, program kerja, anggaran rumah tangga masing-masing. Paling lambat dibuat enam bulan setelah mereka sepakat, kemudian didaftarkan ke pusat.

Tawaran ketiga, dilakukan islah dengan membentuk kepengurusan presedium yang terdiri dari NW versi Pancor dan versi Anjani. Kemudian mereka berdamai. Artinya mereka islah (damai) tanpa syarat. ”Kami akan memfasilitasi supaya keduanya bersatu,” kata Syafi’i dalam rapat tersebut.

Dia menekankan, generasi pengurus NW saat ini harus membuat sejarah. Bila mampu menciptakan NW bersatu, maka mereka akan dicatat dalam sejarah perjuangan organisasi.

                Pertemuan itu juga mengundang akademisi. Mereka memberikan masukan dari sisi pandangan sejarah dan hasil penelitian. Seperti Dosen Sejarah Peradaban Islam UIN Mataram Dr Jamaluddin.

                 Dia memaparkan, TGKH M Zainuddin Abdul Madjid sebelum meninggal sudah memprediksi potensi perpecahan. Namun dia berwasiat, cukuplah perpecahan terjadi seperempat usia manusia, atau sekitar 20 tahun. Ia mengatakan, jangan sampai pengurus NW terpecah lebih dari 20 tahun.

”Tapi untuk ini (persatuan) butuh pertemuan yang panjang. Harus dilakukan terus menerus,” katanya.

Menurutnya, persatuan mungkin tidak ribet. Hanya saja butuh pertemuan lebih intensif agar hati kedua pihak menjadi lunak. Bahkan, kalau mau cepat selesai, dia menawarkan dua keluarga pewaris NW bertemu langsung. ”Pertemukan saja kedua ummi, kemudian pengurusan organisasi dibagi bersama,” katanya.

Pengurus PB NW versi Pancor H Rosyadi Sayuti dalam pertemuan itu mengatakan, dalam teori sosiologi sebuah komunitas yang akan menjadi besar pasti mengalamai disintegrasi. Tapi pada akhirnya juga akan bersatu. “Saya yakin,” katanya.

Dia sepakat, NW ini tidak boleh pisah. NW di Indonesia hanya satu. Hanya kepengurusan yang dua. Itu yang membuat mereka saling kejar untuk mendapatkan pengakuan pusat.

Sementara, Ihwan, selaku ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) NW Anjani mengatakan, tawaran itu bagus. Tapi pertemuan itu belum bisa jadi kesimpulan kedua pihak telah bersatu. Karena banyak solusi yang ditawarkan. ”Tapi kami sangat respek kalau pemprov mau memberikan perhatian terhadap hal seperti ini,” katanya.

Bahkan, pemprov terlambat. Harusnya upaya seperti itu dilakukan 10 tahun lalu. Sebab itu merupakan amanah dari Maulanasyaikh bahwa NW satu. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks