alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Balai TNGR Batasi Jumlah Pendaki Rinjani

MATARAM-Jelang pergantian tahun, Balai TNGR mengantisipasi membeludaknya jumlah pendaki di Gunung Rinjani. “Dari pengalaman, biasanya ada lonjakan,” kata Plh Kepala Balai TNGR Rio Wibawanto, kemarin.

Data per 1 Desember, jumlah pendaki Rinjani mencapai 14.848 orang. Didominasi wisatawan mancanegara 11.775 orang. Wisatawan lokal 3.073 orang. Namun, pada momen pergantian tahun, biasanya lebih didominasi wisatawan lokal.

“Pantauan di e-Rinjani, pada 30 Desember ada puluhan yang sudah membooking,” jelasnya.

Rio menjelaskan, antisipasi tetap menerapkan pembatasan kuota. Pintu Sembalun dan Senaru masing-masing 150 pendaki setiap hari. Pintu Aik Berik dan Timbanuh masing-masing 100 pendaki setiap hari. “Tetap kami batasi,” tegasnya.

Selain itu, semua pendaki hanya diperbolehkan sampai Pelawangan. Puncak Rinjani dan Danau Segara Anak belum dibuka untuk umum. “Ini demi keselamatan bersama, jangan sampai nekat,” imbau Rio.

Balai TNGR juga memperketat pengawasan pada barang bawaan. Lonjakan jumlah pendaki berpotensi meningkatkan volume sampah. “Kami pastikan agar petugas ketat memeriksa setiap barang bawaan mereka,” terangnya.

Kepala Seksi Wilayah II Balai TNGR ini menambahkan, rencananya awal Januari, semua pintu pendakian ditutup. “Masanya musim hujan dengan intesitas lebat,” terangnya.

Namun, penutupan bisa lebih cepat. Tergantung hasil koordinasi dengan BMKG. “Kalau cuaca buruk lebih cepat, kami tutup Desember,” tandas Rio.

Pengendali Ekosistem Hutan TNGR Dian Sulastini mengatakan, penutupan biasanya berlangsung tiga bulan. Pendakian dibuka kembali April. “Jadwalnya memang seperti itu,” ujarnya.

Dia berharap, durasi itu cukup untuk proses pemulihan kondisi alam Rinjani. Sepanjang 2019, luas hutan Rinjani yang terbakar mencapai 5.578 hektare. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks