alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Randis Nunggak Pajak Rp 2 Miliar

MATARAM-Pemerintah belum menjadi contoh yang baik. Sebanyak 11.896 kendaraan dinas (randis) di NTB nunggak pajak. ”Randis ini tersebar di semua level pemerintahan, pemda mapun instansi vertikal,” kata Kepala Bidang Pajak Daerah, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB H Muhammad Husni, dalam keterangan pers di kantor Bappenda NTB, kemarin (3/1).

                Diperkirakan, nilai tunggakan pajak semuanya itu mencapai Rp 2 miliar. ”Ini yang akan kita intensifkan untuk tagih tahun ini,” katanya.

                Husni menyebut, total randis di NTB 29.142 unit. Jumlah yang bayar pajak baru 17.246 unit atau 59,18 persen. Nilai pajaknya mencapai Rp 4 miliar lebih. Sisanya 40,82 persen atau 11.896 unit belum membayar. ”Sebagian besar adalah kendaraan roda dua,” ujarnya.

                Husni menerangkan, anggaran pajak randis tetap dialokasikan dalam belanja instansi pemerintah. ”Namun banyak tidak bayar karena surat-suratnya tidak lengkap,” ungkapnya.

                Solusinya, instansi pemerintah yang menguasai randis harus membuat surat keterangan hilang, sehingga STNK dan BPKB bisa dibuat ulang. ”Dengan begitu kita bisa tarik pajaknya,” jelas Husni.

                Kepala Bappenda NTB H Iswandi membenarkan kondisi itu. Selama ini mereka telah berusaha menagih pajak dari randis yang nunggak di semua level pemerintahan. ”Ini prioritas yang akan kita kejar,” katanya.

                Menurutnya, mestinya pemda aktif mengurus pajak randis. ”Kami tidak perlu mengejar-ngejar pajak dari randis ini,” tegasnya.

                Dia menargetkan, tahun ini tidak ada lagi randis yang menunggak pajak. Supaya instansi pemerintah juga bisa memberikan contoh yang baik kepada publik. ”Banyak sekali kendaraan PNS, termasuk guru-guru akan kita kejar pajaknya,” kata dia.

                Randis-randis yang nunggak pajak tersebut masuk dalam sasaran utama kendaraan yang akan diaktifkan tahun ini. Bappenda NTB memiliki target meningkatkan jumlah kendaraan aktif 1 juta kendaraan dengan pajak kendaraan Rp 1 triliun. ”Baik pajak kendaraan bermotor (PKB) dan BBNKB,” jelasnya.

                Jumlah kendaraan aktif membayar pajak saat ini sekitar 909 ribu unit kendaraan. Dengan mengoptimalkan pelayanan samsat dan mengatasi tunggakan pajak randis, dia optimis bisa mencapai target Rp 1 triliun tahun ini. ”Kami yakin pasti bisa,” ujarnya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks