alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

HP Petugas Pemasyarakatan Juga Bisa Disita

MATARAM-Penguatan dilakukan terhadap petugas dan sistem pemasyarakatan guna mencegah penyimpangan. Kemenkumham NTB bahkan menargetkan zero penggunaan handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar) di UPT pemasyarakatan se-NTB.

Kadiv Pemasyarakatan Kemenkumham NTB Dwinastiti mengatakan, zero Halinar merupakan keputusan dari Ditjen Pemasyarakatan. ”Kita juga mengambil momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan. Targetnya, seluruh lapas dan rutan harus zero Halinar,” kata Nastiti.

Secara global, di sejumlah lapas kerap terjadi pelanggaran. Masih ada warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menggunakan handphone, pungli, hingga penggunaan dan kendali peredaran narkoba dari dalam lapas.

Kalapas Mataram Tri Saptono Sambudji tak menampik adanya sejumlah pelanggaran di dalam lapas dan rutan. Tapi, petugas juga tidak berdiam diri dengan melakukan pembiaran. Sejumlah terobosan dilakukan untuk menekan pelanggaran.

”Sudah kita lakukan deklarasi untuk zero Halinar ini,” kata Tri.

Untuk di Lapas Mataram, zero Halinar diwujudkan dengan tidak memperbolehkan pengunjung masuk ke aula berkunjung menggunakan sepatu. Setiap pengunjung harus melepas sepatunya sebelum menemui keluarga yang menjadi WBP.

Kata Tri, penyelundupan handphone hingga narkoba ke dalam Lapas, kerap menggunakan media sepatu. Disembunyikan di kaos kaki hingga alas sepatu.

”Kalau pakai sandal jepit boleh. Kita sediakan tempat untuk menaruh sepatu, tepat sebelum aula berkunjung,” jelas dia.

Lapas Mataram tidak saja mencegah pelanggaran yang ditimbulkan pengunjung. Tri menyebut, potensi pelanggaran yang berasal dari petugas lapas juga diminimalisasi. Misalnya, dengan membuat loker penyimpanan handphone khusus untuk petugas.

”Setiap petugas yang masuk wilayah blok hunian, wajib untuk menitipkan handphonenya. Ini berlaku juga untuk petugas klinik,” tegasnya.

Karena tidak memegang handphone, petugas jaga kini mengandalkan handy talkie sebagai alat komunikasi. ”Solusinya lewat HT itu. WBP juga bisa tetap berkomunikasi dengan adanya Wartel Pas,” ujar Tri.

Sanksi kepada petugas yang melanggar, serupa dengan hukuman bagi WBP. Setiap handphone yang ditemukan di areal blok hunian, akan disita dan dimusnahkan. ”Tidak ada pengecualian. Karena sudah aturan, semua kita tindak tegas,” pungkas dia.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks