alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Satu Jam, Pabrik Springbed Ludes

MATARAM-Kebakaran hebat melalap pabrik springbad milik PT Singgasana Agung Sejati (SAS). Belum diketahui apa penyebab kebakaran di pabrik yang terletak di Desa Bengkel, Lombok Barat tersebut.

Anam, bagian teknisi di pabrik itu Lombok Post di lokasi kejadian tadi malam menuturkan, kebakaran baru diketahui sekitar pukul 19.30 wita. Api, tiba-tiba sudah membesar di bagian pabrik yang menjadi tempat bongkar muat material.

Para pekerja kata dia kemudian berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, tak membuahkan hasil. Api dengan cepat membakar bahan-bahan yang mudah terbakar di dalam pabrik. Baik itu berupa cairan kimia dan spons springbed. Tak hanya di pabrik, api pun menjalar ke ruang kantor.

Sebelum kebakaran terjadi, Anam menuturkan, seperti biasa, karyawan pulang sekitar pukul 16.00 wita. Salah satu tugas Anam mengunci pabrik. Ia pun tak melihat ada tanda-tanda bahaya setelah mengecek semuanya.

“Setelah dicek, baru dikunci,” tutur Anam.

Tapi, api tiba-tiba sudah membesar melumat parabik. Karyawan yang masih di lokasi tak bisa berbuat banyak, karena api kadung membesar. Padahal, saat itu, listrik juga semua telah dimatikan.

Direktur PT SAS Suardi yang juga ada dilokasi tidak mengetahui penyebab pasti kebakaran. Ia masih berupaya mencari keterangan dari para karyawan. Suardi pun belum bisa memperkirakan berapa kerugian yang dialami akibat kebakaran itu.

“Belum bisa (dihitung)” katanya.

Ia membenarkan kebakaran tidak hanya melumat pabrik. Tetapi ikut membakar kantor. Pabrik dan kantor berada dalam satu bangunan. Sehingga dengan mudah membuat dua ruangan itu terbakar.

Kepala Seksi Oprasional Damkar Lombok Barat Lalu Satriawan menuturkan, api baru berhasil dijinakkan pihaknya setelah satu jam. Sekitar pukul 21.00 Wita, api sudah bisa dipadamkan.

“Kita turunkan tiga unit kendaraan, dibantu dari Damkar Kota Mataram,” terang Satriawan.

Selain itu, ada juga water canon milik polisi yang ikut membantu memadamkan api. “Tadi sempat dikhwatirkan drum-drum (isi bahan kimia) itu meledak, untungnya jauh dari api,” tandasnya. (zad/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks